Reporter          : Ilex Vis

radiovisfm.com, Banyuwangi – Tim Satgas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Polres Banyuwangi melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Ketua Asosiasi Kepala Desa Banyuwangi (ASKAB), saat menerima uang dari korban yang di perasnya.

Tersangka adalah Agus Tarmidi (50) saat ini juga menjabat sebagai Kepala Desa Wonosobo Kecamatan Srono Banyuwangi.

Kasat Reskrim Polres Banyuwangi, AKP Sodik Efendi membenarkan bahwa pihaknya melakukan penangkapan terhadap Agus Tarmidi saat baru saja menerima uang dari korban, Hendrik (53) warga Desa Sempu Kecamatan Sempu Banyuwangi di sebuah kafe di kawasan setempat, Sabtu (24/2).

“Tersangka di sergap tim Saber Pungli dengan mengamankan barang bukti uang tunai Rp 10 juta yang baru di terima dari korban,” ujar Kasat Reskrim.

Menurut AKP Sodik Efendi, korban yang sedang terlibat perkara di Mapolres Banyuwangi di janjikan oleh Agus Tarmidi tersebut yang menyatakan bisa menyelesaikan permasalahannya dengan syarat harus menyerahkan sejumlah uang.

“Awalnya, korban mengaku menyerahkan uang Rp 40 juta sesuai dengan permintaan tersangka,” ungkap AKP Sodik.

“Dari sini, masalah yang di hadapi korban bukannya tuntas justru dia mendapatkan surat panggilan dari kepolisian untuk di mintai keterangan sebagai tersangka,” imbuhnya.

AKP Sodik menjelaskan, perkara korban terus berlanjut bahkan di tetapkan sebagai tersangka. Aksi tersangka tidak cukup sampai disini, dia kembali memainkan aksinya dengan modus yang sama dan kembali meminta uang kepada korban untuk kedua kalinya sebesar Rp 50 juta.

“Saat itulah, korban merasa curiga dan jengkel kepada tersangka karena kasusnya tidak juga selesai, malah meminta uang kembali,” tutur AKP Sodik.

Selanjutnya korban melaporkan ke Mapolres Banyuwangi. Akhirnya, korban yang saat itu di telfon oleh tersangka untuk menyerahkan uang, langsung menghubungi salah satu anggota kepolisian.

Lalu sejumlah aparat kepolisian mendatangi sebuah kafe di wilayah Kecamatan Sempu, yang merupakan lokasi pertemuan korban dengan tersangka.

Setelah menerima uang dari korban senilai Rp 10 juta, tersangka langsung masuk ke dalam mobilnya.

“Tapi aparat kepolisian berhasil menghentikan laju kendaraan itu hingga di lakukan penangkapan di area parkiran kafe. Hampir terlambat,” pungkas AKP Sodik.

Setelah berhasil menangkap tersangka, sejumlah aparat kepolisian langsung membawanya ke Mapolres Banyuwangi beserta barang bukti uang senilai Rp 10 juta, guna di lakukan pemeriksaan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *