Reporter          : Ilex Vis

radiovisfm.com, Banyuwangi – Gemar menirukan suara berbagai macam binatang, salah satu siswa SDLB A Negeri Banyuwangi berhasil menjadi juara pertama lomba Literasi tingkat nasional, yang di selenggarakan di Riau Pekan Baru di tahun 2017.

Dia adalah Dedi Miswar (18) warga asli Situbondo yang merupakan anak kedua dari dua bersaudara. Dedi Miswar merupakan penyandang disabilitas tuna netra dan masih duduk di bangku kelas 4 Sekolah Dasar.

Namun prestasi gemilangnya patut di acungi jempol, dan berhasil membawa harum nama Banyuwangi hingga ke kancah nasional.

Dalam lomba Literasi atau lomba bercerita tingkat nasional tersebut, Dedi Miswar membawakan cerita tentang Bangau Yang Serakah hingga berhasil menjadi juara pertama.

Saat menghadiri Festival Anak Berkebutuhan Khusus di Pendopo Sabha Swagatha, Selasa (27/2), Dedi Miswar mengatakan, dia sudah menguasai berbagai macam suara binatang, namun ada beberapa suara binatang yang di nilainya sulit untuk di pelajari. Seperti Buaya dan Kuda Nil.

“Saya belum pernah mendengar suara kedua binatang itu,” ujarnya.

Dedi Miswar menjelaskan, dirinya bisa menirukan berbagai macam suara binatang tersebut dengan belajar sendiri di rumahnya tanpa bimbingan orang lain.

“Saya dengarkan setiap suara binatang secara seksama lalu saya coba hingga akhirnya berhasil menirukan berbagai jenis suara,” tutur Dedi Miswar.

Hal yang tersulit baginya adalah menghafal setiap cerita yang akan ditampilkan, dan untuk mengatasinya dia harus membacanya setiap hari.

“Saya senang dengan cerita kartun serta kisah nabi dan rasul versi kartun juga,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDLB A Negeri Banyuwangi, Kateni mengatakan, pihak sekolah tidak mengalami kesulitan untuk memberikan pengajaran kepada anak anak didiknya termasuk Dedi Miswar tersebut.

“Dia di kenal sebagai siswa yang rajin dan semangat belajar,” ujar Kateni.

Kateni menceritakan, untuk pengajaran terhadap setiap gerakan terhadap binatang yang akan di tampilkan, maka para guru memberikan bimbingan kepada Dedi Miswar dengan meraba.

“Misalnya gerakan mencekik leher bangau, maka tangan Dedi Miswar akan meraba leher gurunya sambil mengeluarkan suara bangau yang tercekik,” kata Kateni.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *