Wartawan yang ada dibawah naungan PWI memiliki tanggung jawab moral melaksanakan tugas sesuai kode etik jurnalistik

Reporter : Daus VIS

radiovisfm.com, Banyuwangi – Pemberian penghargaan kepada 20 orang tokoh di Banyuwangi menjadi puncak acara hari pers nasional 2018 yang digelar oleh PWI Banyuwangi.

Pemberian penghargaan dalam acara PWI Banyuwangi Award 2018 kepada 20 tokoh dari berbagai latar belakang yang memiliki kompetensi lebih di bidangnya tersebut, digelar di pendopo Banyuwangi pada Sabtu (24/2) malam kemarin.

Hadir dalam acara tersebut, ketua PWI Jawa Timur Ahmad Munir, bupati Banyuwangi beserta perwakilan Forpimda serta kepala SKPD Banyuwangi dan pimpinan partai politik.

Ketua PWI Banyuwangi Syaifudin Mahmud dalam sambutannya menuturkan, bahwa acara tersebut digagas sebagai bentuk kontribusi PWI kepada Banyuwangi. Penilaian penghargaan yang diberikan kepada para tokoh, didapat dari hasil kajian yang didasarkan dari karya jurnalistik insan pers yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Banyuwangi.

20 tokoh yang mendapat penghargaan dari PWI ini dinilai memiliki kompetensi lebih di bidangnya masing masing dan diharapkan bisa menginspirasi masyarakat. Salah satunya tokoh inspiratif versi PWI yang disematkan kepada Abdullah Azwar Anas yang dianggap selama kepemimpinannya sebagai bupati Banyuwangi banyak memberikan inspirasi positif kepada masyarakat, hingga membawa kemajuan Banyuwangi. Bahkan kepemimpinannya bisa menorehkan prestasi hingga mendapat puluhan penghargaan skala nasional dan internasional.

Sementara itu Ketua PWI Jawa timur Ahmad Munir mengapresiasi positif kegiatan PWI banyuwangi award tersebut. terlebih saat ini Pers tengah mengalami degradasi moral yang mengakibatkan turunnya kepercayaan masyarakat kepada pers akibat banyak munculnya media abal abal.

Melalui berbagai kegiatan yang dilakukan PWI ini lanjut Munir, menjadi upayanya sebagai organisasi profesi wartawan tertua di Indonesia, untuk meyakinkan masyarakat bahwa wartawan yang ada dibawah naungan PWI memiliki tanggung jawab moral melaksanakan tugas sesuai kode etik jurnalistik serta karyanya bermanfaat bagi masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Kepala Biro Jatim pada kantor berita ANTARA itu berpesan agar masyarakat tidak segan untuk melaporkan ulah oknum wartawan yang melakukan tugasnya tidak berpediman pada kode etik jurnalistik misal melakukan pemerasan.

Sementara itu, Bupati Abdullah Azwar Anas yang menjadi salah satu penerima penghargaan dari PWI sebagai tokoh inspiratif tersebut sangat mendukung kegiatan PWI tersebut. Karena penghargaan ini sebuah kegiatan yang mengapresiasi program masyarakat dari berbagai sektor. Diharapkan penghargaan ini bisa menjadi spirit bagi mereka yang mendapat penghargaan untuk meningkatkan kualitas kerja di bidangnya masing masing, sehingga bisa memotivasi masyarakat lainnya untuk terus berkarya.

Adapun 20 orang tokoh yang mendapatkan PWI Award 2018, yakni Sugihartoyo (Tokoh Kebangsaan), Samsudin Adlawi ( Tokoh Sosial kemasyarakatan), I Made Cahyana Negara ( Politikus Muda), Muhamad Yamin (Tokoh Perekat Kerukunan Beragama), Soekardjo (Pelopor Pendidikan Kesehatan ), Ikhwan Arief (Tokoh Maritim), Ramang Rameli Rakasiwi (Penggiat Lingkungan), Eko Joko Susant (Tokoh Pengembang Perumahan), Andang C.Y (Tokoh Seni dan Budaya), Wandra Restusiyan ( Musisi Osing Muda Berbakat), Arief Wicaksono (Tokoh Perbankan), H Sugirah ( Tokoh Hortikultura ), David Wijaya Tjoek ( Tokoh Investasi ), Supriyadi ( Tokoh Pengerak Travel Wisata ), Mufti Aimah Nurul Anam ( Tokoh Pengusaha Muda ), Michae Edy Hariyanto ( Penggiat Olah Raga ), Guntur Priambodo ( Penggiat Sepeda Sport ), Nurhadi Windoyo ( Tokoh Difabel Inspiratif ), Patmawati (Tokoh Perempuan Inspiratif ), Abdullah Azwar Anas ( Tokoh Inspiratif).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *