Home / Sosial Dan Budaya / Terlibat Kampanye, Panwaslu Panggil 7 Kades  

Terlibat Kampanye, Panwaslu Panggil 7 Kades  

Satu kades direkomendasikan untuk diserahkan penanganannya ke Gakkumdu

Reporter : Daus VIS

radiovisfm.com, Banyuwangi – Panitia pengawas pemilu atau panwaslu Banyuwangi telah memanggil 7 kepala desa yang terlibat kampanye politik yang digelar di kecamatan Glenmore tanggal 19 Februari lalu, melalui panwascam masing masing untuk dimintai klarifikasi.

7 kades tersebut, 4 kades berasal dari wilayah kecamatan Blimbingsari dan 3 kades asal wilayah kecamatan Glenmore. Hasil dari klarifikasi yang dilakukan oleh masing – masing panitia pengawas kecamatan atau panwascam tersebut,  disampaikan kepada Panwaslu. Sedangkan hasil kajian dari panwaslu kabupaten, 6 kades dinyatakan tidak melanggar Undang Undang pilkada. namun 1 kades dari desa sepanjang kecamatan Glenmore direkomendasikan panwas untuk ditangani oleh sentra penegakan hukum terpadu (gakumdu).

Ketua Panwaslu Banyuwangi, Hasyim Wahid menuturkan, sesuai dengan rapat internal Bawaslu, satu kades direkomendasikan untuk diserahkan penanganannya ke Gakkumdu. Karena ada alat bukti yang dikantongi panwas, panwas kades tersebut terlibat dukung mendukung salah satu pasangan cagub dan cawagub Jatim.

Kades sepanjang ini diduga mengacungkan jari telunjuk sebagai kode mengarah ke salah satu calon, yang dibuktikan dengan video yang sudah beredar di media sosial. Namun Panwaslu mengaku tidak memiliki cukup bukti atas keterlibatan dua kades lain dalam kampanye yang digelar di Kecamatan Glenmore pada tanggal 19 Februari tersebut.

Begitu juga dengan 4 kades dari Kecamatan Blimbingsari yang hadir di kampanye calon nomor urut satu yang digelar oleh salah satu partai pengusung di Desa Gintangan, Kecamatan Blimbingsari pada Sabtu 17 februari lalu.

Kades sepanjang Glenmore tersebut direkomendasikan untuk diperiksa Gakkumdu. Setelah mendapatkan rekomendasi dari Panwaslu, kata Hasyim, Gakkumdu akan melakukan tiga prosedur, di antaranya mengkaji hasil klarifikasi dan memeriksa saksi, mencari pasal yang dikenakan, lalu dilanjutkan dengan mengeluarkan rekomendasi apakah memenuhi unsur pelanggaran pidana pemilu atau tidak.

Gakkumdu punya batas waktu 14 hari dari rekomendasi yang ditetapkan Bawaslu. Jika lanjut akan diserahkan ke pengadilan. dan penanganan pidana pemilu memiliki batas waktu 21 hari penyelesaiannya. dan saat ini, panwaslu masih menunggu hasil kerja Sentra gakkumdu yang personilnya terdiri dari 3 unsur lembaga, yakni kepolisian, kejaksaan dan panwaslu.

Diberitakan sebelumnya, Bawaslu Kabupaten Banyuwangi memanggil 4 kepala desa yang terlibat dalam kampanye salah satu Cagub-Cawagub di Kecamatan Blimbingsari pada hari kamis 22 Februari lalu.

Panwaslu melalui panwascam setempat juga memanggil 3 kepala desa dari Kecamatan Glenmore untuk melakukan klarifikasi terkait larangan Aparatur Sipil Negara termasuk Kades berpihak kepada salah satu calon peserta pilgub jatim

About Daus VIS

Check Also

Maksimalkan Tugas, KPI Jalin Kerjasama Dengan Untag

KPI perlu menggandeng lembaga pendidikan seperti Untag Reporter : Daus VIS radiovisfm.com, Banyuwangi – Untuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *