Reporter          : Ilex Vis

radiovisfm.com, Banyuwangi – Satreskoba menggerebek sejumlah tempat kost di Banyuwangi yang di sinyalir di jadikan tempat peredaran pil koplo, dengan mengamankan 4 orang tersangka.

Aksi pertama di lakukan aparat kepolisian di tempat kost di kawasan Jalan Agus Salim Kelurahan Tamanbaru Kecamatan Banyuwangi kota. Disini, kepolisian berhasil menangkap 3 orang tersangka yakni Moch.Fery Adytama (25) warga Jalan Kalilo nomor 39 RT 03 RW 04 Kelurahan Pengantigan Kecamatan Banyuwangi dan Adi Sucipto (27) warga Lingkungan Karangasem Kelurahan Bakungan Kecamatan Glagah. Sementara alamat yang tertera pada KTP nya di Dusun Dono Suko RT 02 RW 02 Desa Badean Kecamatan Kabat.

Juga mengamankan, Teguh Mansyur Setiawan (30) warga Jalan KH.Ahmad Dahlan Nomor 03 Kelurahan Kepatihan Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember, yang selama ini kost di kawasan Jalan Batur Kelurahan Singotrunan Banyuwangi.

Kasat Narkoba Polres Banyuwangi, AKP Muh.Indra Najib mengatakan, dari TKP kepolisian mengamankan barang bukti 700 butir obat Trihexyphenidyl, dan 2 unit ponsel.

“Penangkapan ketiga tersangka ini, merupakan pengembangan dari diamankannya Adam Putra Ramadhan yang kedapatan mengkonsumi pil koplo, dengan barang bukti 5 butir obat Trihxeyphenidyl,” ujar Kasat Narkoba.

Dia mengaku mendapatkan obat sediaan farmasi tersebut dari salah satu tersangka yang berada di tempat kost tersebut. Dan kepolisian hanya menetapkan sebagai saksi terhadap Adam Putra Ramadhan.

“Pengembangan penyidikan pun di lakukan kepolisian hingga berhasil menggerebek tempat kos yang ada di kawasan Jalan Batur Kelurahan Singotrunan Kecamatan Banyuwangi,” papar Kasat Narkoba.

Karena menurut pengakuan tersangka Teguh Mansyur Setiawan, dia mempunyai teman satu kost yang juga mengedarakan obat obatan yang sama. Hingga akhirnya, kepolisian berhasil menangkap Dicky Dwi Darmawan (21) di TKP.

Dari tangan pemuda warga Jalan Dr Sutomo nomor 52 Kelurahan Penganjuran Kecamatan Banyuwangi tersebut, di amankan barang bukti 500 butir obat Trihexyphenidyl, 1 bendel plastic klip, 1 buah tas rotan dan 1 unit ponsel.

“Dari penangkapan ke empat tersangka ini, total barang bukti yang berhasil di amankan kepolisian adalah 1.200 an butir obat Trihexyphenidyl siap edar karena sudah di kemas dalam plastic klip,” tutur Kasat Narkoba.

Kepada petugas, mereka mengaku mendapatkan obat obatan itu dari seseorang beralamatkan luar daerah dengan transaksi di satu tempat yang mereka sepakati.

Kasat Narkoba menambahkan, pihaknya terus gencar menabuh gendering peredaran narkoba di wilayah Banyuwangi. Oleh karena itulah, kepolisian berharap adanya peran serta masyarakat untuk melaporkan kemungkinan adanya peredaran narkoba di wilayahnya.

“Karena sekecil apapun laporan masyarakat sangat brarti bagi kepolisian,” pungkas Kasat Narkoba.

Kini, ke empat tersangka beserta barang buktinya di amankan di Mapolres Banyuwangi. Dan atas semua perbuatannya, mereka di jerat pasal 197 subsider pasal 196 UU RI nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *