Reporter          : Ilex Vis

radiovisfm.com, Banyuwangi – Polda Jawa Timur merekomendasikan kepada Kapolri, bagi santri pondok pesantren yang bisa mengkhafal Al-Qur’an 10 sampai 20 juz untuk bisa di terima menjadi anggota kepolisian.

Hal ini di sampaikan Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Machfud Arifin dalam kunjungannya ke Pondok Modern Darul Muttaqin Gontor 5 Desa Kaligung Kecamatan Rogojampi Banyuwangi. Disini, Kapolda melihat secara langsung aktifitas dari ratusan para santri yang berasal dari berbagai kota dan kabupaten se Indonesia.

“Saya sangat mengapresiasi upaya dari pihak pengasuh yang melarang adanya para santri membawa ponsel selama melakukan berbagai aktifitas di dalam pondok. Sehingga mereka terhindar dari berita berita hoax yang selama ini terus menghiasi media social,” papar Kapolda.

Pasalnya menurut Kapolda, para santri itu lebih focus pada pendidikan di pondok dan belajar hafalan Al-Qur’an. Kondisi ini di anggap bisa menghindarkan pemikiran para santri terhadap berbagai berita hoax yang belum tentu kebenarannya.

“Atas apresiasi saya terhadap para santri pondok pesantren di seluruh Indonesia utamanya di Jawa Timur, saya bersedia melakukan pendataan terhadap santri santri yang bisa hafal Al-Qur’an maksimal 20 juz untuk di rekomendasikan kepada Kapolri, agar bisa mendapatkan prioritas menjadi anggota polri tanpa harus melewati berbagai persyaratan yang menyulitkan,” papar Kapolda.

Kapolda mengaku segera merealisasikan kebijakannya ini, agar para santri yang memiliki kualitas pondok pesantren yang baik bisa mendapatkan peluang menjadi anggota polri bermental santri.

Setelah mengunjungi salah satu pondok pesantren terbesar di Banyuwangi ini, Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Machfud Arifin mengunjungi sejumlah tempat wisata di Banyuwangi, salah satunya Kawah Ijen.

Namun sebelumnya, Kapolres Banyuwangi, AKBP Donny Adityawarman bersama Bupati Abdullah Azwar Anas menjamunya makan bersama di Pondok Indah Banyuwangi, sebuah rumah makan yang asri di kelilingi pepohonan nan hijau dan pemandangan lembah yang cukup indah.

Sementara, Wakil Pengasuh Pondok Modern Darul Muttaqin Gontor 5, Ustad H.Muhammad Syuja’I menyambut baik kebijakan Kapolda tersebut yang dianggapnya menjadi penyemangat bagi para santri.

“Kami akan terus mencetak para santri berakhlak mulia yang bisa menjadi panutan masyarakat,” janji Syuja’i.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *