Mereka merumuskan rencana-rencana kebijakan untuk pelaku UMKM

Reporter : Daus VIS

radiovisfm.com, Banyuwangi – Terkesan dengan keuletan para pengrajin alat rumah tangga di kecamatan Kalibaru, Calon Wakil Gubernur Jawa Timur Puti Guntur Soekarno pada Senin siang (12/3) menyempatkan diri untuk menyapa para pengrajin dan penjual alat-alat rumah tangga di Kampungan Sayangan, sebelum melakukan kampanye di Jember.

Puti Guntur pada hari Senin dijadwalkan kampanye di Jember, dan berangkat dari Surabaya mendarat di bandara Banyuwangi. Puti Guntur mendatangi pengrajin alat rumah tangga seperti panci dan wajan tersebut, untuk melihat langsung proses pembuatan berbagai alat rumah tangga sekaligus berdialog dengan para pengrajin. Usaha mereka hidup sejak 1970-an dan jumlah pengrajin terus bertambah sampai sekarang.

Dalam kesempatan itu, Cucu bung Karno tersebut berjanji akan melindungi pelaku industri rumahan, yang jumlahnya begitu banyak di Jawa Timur.

Perlindungan tersebut, salah satunya melalui kebijakan anggaran dan akses modal, yang membuat para pelaku UMKM bisa bertahan dan berkembang.

Dari warga, Puti mendapat penjelasan, dahulu usaha pembuatan alat-alat rumah tangga, seperti dandang, dimulai oleh 2 pengrajin. Dan saat ini sudah menjadi 34 pengrajin.Saat ini produknya telah beragam. Kualitasnya juga bagus. Barang-barang tidak diproduksi massal, karena Para pekerja bekerja dengan alat-alat manual. Per hari, tiap rumah industri hanya membuat  4 hingga 6 kerajinan alat dapur, yang Hasilnya dikirim ke Banyuwangi, Jember, Bali, dan kota-kota lain di Jawa.

Bahkan untuk melindungi usaha kecil tersebut, pasangan Calon Gubernur Saifullah Yusuf dan Calon Wakil Gubernur Puti Guntur Soekarno telah merumuskan rencana-rencana kebijakan untuk pelaku UMKM, yangvalah satunya, penjaminan akses perbankan untuk pembiayaan Usaha Mikro Kecil Menengah atau UMKM tersebut.

Calon wakil gubernur Jawa Timur, Puti Guntur juga menjelaskan jika terpilih nanti, ia bersama calon gubernur Syaifullah Yusuf berjanji akan menggulirkan program peningkatan mutu pendidikan di Jawa Timur. Selain melakukan perbaikan sarana dan prasarana sekolah, akan digulirkan program pemberian beasiswa gratis berkelanjutan bagi siswa SMA dan SMK serta program madin plus, berupa pemberian insentif bantuan operasional sekolah bagi sekolah diniyah dan para penghafal alquran di Jawa Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *