radiovisfm.com, Banyuwangi – Sekitar 25 rumah warga di Lingkungan Wonosari Kelurahan Sobo Kecamatan Banyuwangi kota terendam banjir akibat hujan deras mengguyur kawasan setempat, dan satu rumah di antaranya roboh. Yaitu rumah milik ibu Jaimi yang ada di kawasan RT 02 RW 01.

Sementara ketinggian air berkisar antara 40 hingga 50 centimeter menggenangi rumah warga, setelah terjadi hujan deras selama 1 jam lebih. Peristiwa ini terjadi pada Rabu (14/3) sekira pukul 08.45 WIB.

Dimana, si pemilik rumah yang hanya tinggal sendirian tersebut mengaku mendengar suara retakan di dalam rumahnya. Lalu dia berlari keluar untuk menyelamatkan diri, hingga akhirnya rumah korban roboh nyaris rata dengan tanah di duga akibat tanah amblas dan bangunannya tergerus genangan air selama semalam.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Banyuwangi, Eka Muharram mengatakan, dari pantauan di lapangan, selain tergenang banjir peristiwa ini juga di akibatkan karena kondisi bangunan rumah korban sudah rapuh, sehingga dinilai rawan roboh.

“Lahan yang di tempati korban itu sendiri adalah milik orang lain,” ujar Eka.

“Pemerintah daerah segera berupaya untuk memperbaiki rumah korban melalui anggaran dana social pada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Banyuwangi. Tapi sementara waktu, korban di tampung di rumah tetangganya, Jamhari,” paparnya.

Sedangkan untuk kebutuhan sehari hari kata Eka, BPBD memberikan bantuan dasar kebutuhan sehari hari selama numpang.

“Pasca kejadian, sejumlah anggota TRC BPBD Banyuwangi di bantu Babinsa dan Babinkamtibmas beserta aparat Kelurahan Sobo memperbaiki rumah korban,” ungkap Eka.

Eka menambahkan, selain rumah ibu Jaimi, ada seorang warga setempat, Hanipan (82) tidak bersedia di evakuasi meskipun rumahnya terendam banjir cukup tinggi.

“Dia bersikukuh tetap berada di dalam rumah, hingga akhirnya tim TRC pun tidak bisa berbuat banyak dan hanya memantau perkembangan kondisi banjir,” kata Eka.

Lebih lanjut Eka mengatakan, di kawasan Lingkungan Wonosari Kelurahan Sobo tersebut di nilai sering menjadi langganan banjir karena posisi wilayahnya berada di dataran rendah, juga berdekatan dengan aliran sungai yang sewaktu waktu bisa meluap saat terjadi hujan deras selama 1 jam lebih.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *