Pergantian Alat Kelengkapan Dewan oleh partai politik ini menjadi hal yang biasa

Reporter : Daus VIS

radiovisfm.com, Banyuwangi – Partai Golkar mengusulkan penggantian pimpinan dewan dari Ismoko kepada Ruliyono. Usai menerima usulan tersebut, unsur pimpinan dewan melakukan kajian yang ditindaklanjuti dengan paripurna internal terkait tindak lanjut penyampaian usulan pergantian kepada gubernur Jawa Timur.

Paripurna internal dewan tersebut, digelar pada Selasa siang (13/3) yang dipimpin oleh ketua DPRD Banyuwangi Made Cahyana negara.

Menurut Made, paripurna internal tersebut merupakan tahapan dalam rangka menindaklanjuti usulan partai terkait penggantian pimpinan dewan.

Saat ini, dari 4 pimpinan DPRD, salah satunya dijabat oleh Ismoko legislator asal partai Golkar. Lalu ada surat masuk dari golkar Banyuwangi yang mengusulkan penggantian Ismoko sebagai wakil ketua DPRD untuk digantikan oleh Ruliyono. Hasil kajian pimpinan dewan tersebut harus disampaikan dalam rapat paripurna internal anggota dewan sebelum menindaklanjuti proses pergantiannya.

Dalam proses penggantian Alat Kelengkapan Dewan yang salah satunya wakil ketua ini lanjut Made, DPRD hanya sebatas meneruskan usulan kepada Gubernur Jawa Timur melalui bupati Banyuwangi.  Karena keputusan penggantian tersebut bergantung kewenangan dari Gubernur untuk menyetujui atau tidak.

“ Sesuai tahapan terkait pergnatian antar waktu selanjutnya dilaporkan ke paripurna nanti selanjutnya dilanjutkan ke gubernur”, ujar Made.

Partai Golkar Banyuwangi akan melakukan perombakan pimpinan dewan dari fraksi golkar yang duduk di DPRD Banyuwangi.

Menurut ketua DPD Golkar Banyuwangi Ruliyono, usulan pergantian wakil ketua DPRD dari fraksi Golkar ini merupakan masukan dari pengurus kecamatan dan pengurus golkar Jatim. Karena personil partai yang duduk sebagai pimpinan DPRD harus representasi dari ketua partai. Sehingga pengurus golkar perlu menempatkan dirinya sebagai ketua partai menjadi wakil ketua DPRD Banyuwangi menggantikan Ismoko.

Disisi lain lanjut Ruliyono, pergantian Alat Kelengkapan Dewan oleh partai politik ini menjadi hal yang biasa dalam dinamika partai politik yang tidak perlu disikapi terlalu berlebihan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *