radiovisfm.com, Banyuwangi – Pemkab Banyuwangi tetap menganggarkdan Dana Hibah untuk berbagai organisasi keagamaan pada APBD 2018, meskipun adanya laporan LSM mengenai dugaan penyalah gunaan anggaran Bantuan Sosial (Bansos) yang mengalir ke sejumlah MWCNU dan Badan Otonom (Banom) NU.

Menyikapi hal ini, Bupati Abdullah Azwar Anas mengaku tidak mempermasalahkannya. “Sebab penggunaan dana hibah itu memang perlu di pertanyakan saat saya masih menjabat sebagai Bupati seperti sekarang, termasuk mengenai ketentuan dan regulasi penggunannya seperti apa. Jangan pas saya sudah tidak jadi bupati itu di persoalkan,” papar Bupati Anas.

Diakuinya, sudah ada beberapa Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) dari sejumlah kecamatan yang di panggil oleh Kejaksaan Tinggi Surabaya untuk di mintai keterangan.

Aliran dana yang di telusuri Kejaksaan Tinggi merupakan dana hibah dari Pemkab Banyuwangi kepada PCNU pada tahun anggaran 2017. Nilai Bansos yang di terima mencapai Rp 16,9 miliar dan di duga telah mengalir ke sejumlah MWCNU dan Banom NU.

“Meski kasus ini masih dalam penanganan Kejaksaan Tinggi, tapi pemerintah daerah tetap menganggarkan dana hibah pada APBD,” tutur Bupati Anas.

“Karena, pemkab sendiri mempunyai tim keuangan dan tim hukum yang menentukan ketepatan sasaran penggunaan dana hibah itu,” imbuhnya.

Sekarang tergantung dari penerima hibah itu sendiri, yang harus melaporkan setiap penggunaan anggaran dana yang di terimanya.

Bupati Anas mengaku, dana hibah dinilai sangat perlu untuk organisasi keagamaan, baik NU, Muhammadiyah, Kristen, Hindu maupun Budha. Bahkan menurut Bupati Anas, Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) di Banyuwangi sendiri anggaran Bansosnya mengalami peningkatan dari Rp 40 juta menjadi Rp 3 Miliar pertahun.

“Peningkatan ini di lakukan pemerintah daerah terhadap semua organisasi keagamaan loh, bukan hanya pada satu organisasi saja,” pungkas Bupati Anas.

Kasus dugaan penyalah gunaan Bansos oleh MWCNU tersebut di laporkan oleh sejumlah LSM di Banyuwangi ke Kejati Surabaya. Tercatat, tahun 2016 lalu PCNU menerima dana serupa dari Pemkab Banyuwangi senilai Rp 12,8 Miliar. Di tahun anggaran 2017 kembali menerima gelontoran dana sebesar Rp 16,9 Miliar.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *