radiovisfm.com, Banyuwangi – Pada peringatan HUT Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas meminta anggota Satpol PP semakin tegas menegakkan peraturan daerah (perda) dan meningkatkan ketertiban. Meski tegas, Satpol PP di minta tetap melakukannya secara humanis dalam penertibannya.

Sementara, upacara bendera dalam rangka memperingati HUT Satpol PP ke 68 yang di rangkai dengan HUT satlinmas ke 56 dan Damkar ke 99 di gelar di halaman kantor Pemkab Banyuwangi, Rabu (21/3), dan Bupati Anas menjadi inspektur upacara.

“Seiring pariwisata Banyuwangi yang makin berkembang, daerah ini semakin menjadi incaran banyak orang. Mulai yang hanya sekedar berwisata, benchmarking, hingga investor yang ingin mengembangkan bisnisnya di Banyuwangi,” papar Bupati Anas.

“Ibarat gula, Banyuwangi kini sudah banyak dikerumuni semut,” imbuhnya.

Maka, dinilai perlu ada penegakan aturan, perda, termasuk keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang harus dioptimalkan.

Namun Bupati Anas meminta, Satpol PP dalam menjalankan tugasnya dilakukan secara humanis dengan pendekatan yang persuasif tanpa menimbulkan kekerasan. Contohnya, saat penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang membuka lapaknya sembarangan di pinggir jalan. Maupun saat menertibkan reklame yang tidak berijin.

“Tegas itu perlu tapi jangan semena-mena. Kalau ada penjual lokasinya sembarang, tegur dengan baik untuk segera pindah ke tempat yang dibolehkan,” harap Bupati Anas.

Karena dia mengaku sering mendapat pengaduan dari masyarakat, dan juga melihat sendiri masih ada penjual yang berjualan di kawasan terlarang.

Bupati Anas pun meminta Satpol PP berkoordinasi dengan RT/RW, lurah dan Camat untuk segera menertibkannya agar kenyamanan dan ketertiban kota terus terjaga.

“Menghadapi tahun politik di 2019, saya minta Satpol PP meningkatkan kesiapsiagaannya dalam mengawal pesta demokrasi, baik saat pemilihan presiden maupun pemilihan gubernur,” tutur Bupati Anas.

Satpol PP juga harus memastikan ketertiban dan keamanan masyarakat tetap terjaga.

“Selain mengawal agar pelaksanaannya berjalan lancar, Satpol PP juga harus lebih antisipatif mengatasi berbagi kemungkinan yang terjadi dari proses demokrasi ini,” pungkas Bupati Anas.

Upacara peringatan HUT Satpol PP ke 68 ini juga dirangkai dengan peringatan HUT Satuan Perlindungan Masyarakat (linmas) ke 56, dan satuan Pemadam Kebakaran (Damkar) ke 99.

Di akhir acara digelar simulasi pengamanan pemilu, beladiri hingga penertiban reklame liar yang dilakukan oleh gabungan satuan satpol PP, anggota linmas, dan tim damkar. Dalam seni bela diri tersebut di paparkan aksi memecah tumpukan es batu berlapis 7 juga mematahkan 5 batang besi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *