Reporter          : Ilex Vis

radiovisfm.com, Banyuwangi – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) meminta masyarakat untuk tidak resah terhadap produk ikan makarel kemasan yang beredar, karena produksinya di nilai sudah memenuhi standart kesehatan.

Hal ini di sampaikan Kepala BPOM, Penny Kusumastuti Lukito usai melihat langsung proses pengolahan ikan di pabrik ikan CV Pasific Harvest Kecamatan Muncar Banyuwangi, Jum’at (13/4).

“Dari hasil peninjauan kami di sejumlah pabrik pengolahan ikan, pihak managemen sudah memenuhi standarisasi produksi yang di tetapkan oleh BPOM sehingga dia meminta agar kasus ditemukannya cacing mati di produk ikan makarel dalam kemasan beberapa waktu lalu untuk tidak di pemasalahkan lagi,” papar Penny.

Dia mengaku, BPOM telah mengunjungi para pelaku usaha untuk memastikan produk yang di hasilkan sebagai tanggung jawab di dalam melindungi konsumen.

“Disini, BPOM menemukan pengolahan yang bersih dan bernutrisi serta di nilai layak dikonsumsi,” ujar Penny.

Oleh karena itulah, Penny menyampaikan kepada masyarakat luas agar tidak usah kuatir lagi untuk mengkonsumsi ikan makarel dalam kemasan kaleng. Dan permasalahan ini di anggapnya sudah beres dan masyarakat sudah bisa kembali mengkonsumi produk yang bersangkutan.

“Saat ini para pelaku usaha maupun distributor telah kembali melakukan pendistribusian produk produk mereka,” tutur Penny.

Dan menurutnya, saat ini sudah tidak ada lagi penindakan maupun sweeping dari pihak manapun terhadap produk ikan makarel dalam kemasan kaleng.

Sebenarnya kata Penny, yang berwenang untuk melakukan sweeping dan menarik produknya adalah pihak pelaku usaha, sehingga tidak di perbolehkan pihak manapun yang melakukan penarikan produk di pasaran, termasuk BPOM.

“Sementara BPOM sendiri hadir hanya untuk memonitor apakah produk yang bersangkutan masih ada di pasaran ataukah sudah tidak ada,” ungkap Penny.

Penny melanjutkan, kasus ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak agar tidak terulang kembali. Dan BPOM telah mencermati bersama dengan para pelaku usaha industri, untuk melakukan perbaikan produksi ke depannya.

“Para pelaku usaha itu dipastikan akan menjaga mutu dan kwalitas hasil produksinya untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat,” pungkas Penny.

Dalam kesempatan ini, Kepala BPOM, Penny Kusumastuti Lukito melihat langsung proses pengolahan sampai pengemasan produk ikan makarel dalam kemasan kaleng di pabrik ikan CV Pasific Harvest yang ada di kawasan Jalan Tratas Kecamatan Muncar Banyuwangi, bersama pihak Kementrian Kelautan dan Perikanan serta Kementrian Perindustrian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *