Reporter          : Ilex Vis

radiovisfm.com, Banyuwangi – Seorang ibu rumah tangga asal Kecamatan Blimbingsari dan Seorang pemuda asal Kecamatan Tegaldlimo di tangkap aparat kepolisian Polsek Muncar Banyuwangi di lokasi yang berbeda, saat kedapatan membawa jirigen berisi minuman keras jenis tuak yang diangkut di sepeda motornya.

Ibu rumah tangga tersebut di ketahui bernama Buani (45) bertempat tinggal di Dusun Kedasri RT 03 RW 01 Desa Karangrejo Kecamatan Blimbingsari. Dia ditangkap sejumlah aparat kepolisian Polsek Muncar di kawasan jalan raya Desa Sumbersewu Kecamatan Muncar, saat sedang melakukan patroli rutin di beberapa daerah yang di nilai rawan terjadi kriminalitas.

Kapolsek Muncar Banyuwangi, Kompol Toha Choiri mengatakan, saat itu pelaku mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter merah bernopol P 2415 WY dengan membawa dua jirigen besar masing masing berukuran 35 liter.

“Setelah dihentikan, aparat kepolisian pun memeriksa isi di dalam jirigen tersebut yang ternyata berisi minuman keras jenis tuak,” ungkap Kapolsek.

Selain itu di dapatkan 3 botol besar ukuran 1500 ml yang berisi minuman keras dengan jenis yang sama.

Kapolsek menjelaskan, kepada petugas, pelaku mengaku membeli minuman keras tersebut kepada pembuatnya, yang selanjutnya akan di jual secara eceran dalam kemasan botol bekas minuman air mineral.

“Sementara, minuman keras tuak itu di produksi secara tradisional oleh pemasoknya,” kata mantan Kapolsek Rogojampi tersebut.

Dalam waktu yang hampir bersamaan, kepolisian Polsek Muncar kembali mengamankan seorang laki laki yang juga kedapatan membawa minuman keras jenis tuak.

Dia adalah Anang Kusnul Yakin (25) warga Dusun Kutorejo RT 24 RW 03 Desa Kalipait Kecamatan Tegaldlimo Banyuwangi. Pelaku di tangkap di kawasan Jalan raya Desa Kumendung Kecamatan Muncar. Saat itu, aparat kepolisian melihat pelaku mengendarai mobil Toyota Avanza putih bernopol W 1102 RK melintas di TKP.

Selanjutnya, laju kendaraan tersebut di hentikan dan aparat kepolisian melakukan pemeriksaan di dalam mobil yang ternyata mengangkut dua jirigen yang masing masing berisi 35 liter minuman keras jenis tuak.

“Dia juga mengaku, membeli minuman haram tersebut dari pemasoknya di kawasan Kecamatan Blimbingsari,” papar Kapolsek.

Seluruh minuman keras tersebut di amankan di Mapolsek Muncar sebagai barang bukti. Sedangkan para pelakunya hanya di kenakan sangsi sidang tipiring, setelah sebelumnya di wajibkan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi kembali perbuatannya.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *