Reporter          : Ilex Vis

radiovisfm.com, Banyuwangi – Dalam waktu yang hampir bersamaan, aparat kepolisian Polsek Songgon dan Polsek Muncar Banyuwangi behasil mengungkap kasus peredaran pil koplo di masing masing wilayah setempat.

Untuk di wilayah Kecamatan Songgon, berhasil di tangkap tersangka Duwi Bima Saputra (17) warga Dusun Krajan Kulon RT 03 RW 04 Desa Parangharjo Kecamatan Songgon. Dari penangkapan di rumah tersangka ini, kepolisian berhasil mengamankan abrang bukti 40 butir obat jenis Trihexyphenidyl, 1 bungkus rokok, 1 unit ponsel dan uang tunai sebesar Rp 30.000 yang merupakan hasil penjualan pil koplo.

Selain itu, juga di amankan barang bukti 10 butir obat dengan jenis yang sama dari tangan Pungky, yang hanya berstatus sebagai saksi.

Pasalnya, sebelum melakukan penangkapan, kepolisian mendapat laporan dari masyarakat bahwa di rumah tersangka sering berlangsung transaksi penjualan pil koplo. Setelah di lakukan pengembangan penyidikan, kepolisian pun melakukan penangkapan terhadap Pungky saat kedapatan sedang membeli pil koplo di rumah tersangka. Bersamaan dengan itu, juga di amankan tersangka Duwi Bima Saputra sebagai pengedar.

Masih di wilayah setempat, Kepolisian Polsek Songgon juga berhasil menangkap 2 tersangka saat mengedarkan pil koplo di sebuah warung nasi goreng di kawasan Dusun Sumberagung Desa Sumberbulu Kecamatan Songgon.

Mereka adalah Rio Hartono (21) dan Nur Hidayat (30), keduanya bertempat tinggal tidak jauh dari warung tersebut. Dari tangan keduanya, di amankan barang bukti obat jenis Trihexyphenidyl sebanyak 10.017 butir, uang tunai sebesar Rp 1.135.000 dan 1 unit ponsel.

Saat sejumlah aparat kepolisian Polsek Songgon mendatangi TKP, tersangka Rio Hartono tengah menjual obat jenis Trihexyphenidyl kepada saksi Noval. Disini, hanya di amankan barang bukti 20 butir saja. Dan setelah di intrograsi petugas, tersangka Rio mengaku obat obatan sediaan farmasi tersebut adalah milik tersangka Nur Hidayat yang ternyata bersembunyi di belakang warung dalam kondisi mabuk.

Petugas pun melakukan penggeledahan terhadap tersangka hingga di temukan barang bukti 997 butir obat dengan jenis yang sama.

Dilokasi yang berbeda tepatnya di wilayah Kecamatan Muncar, aparat kepolisian setempat juga berhasil mengungkap kasus peredaran pil koplo. Yakni tersangka Ahmad Sigit Maulana (25) yang tertangkap di rumahnya di kawasan Dusun Krajan RT 01 RW 03 Desa Blambangan Kecamatan Muncar. Namun berdasarkan KTP nya, dia merupakan warga Dusun Palurejo RT 01 RW 03 Desa Tembokrejo Kecamatan Muncar.

Kapolsek Muncar Banyuwangi, Kompol Toha Choiri mengatakan, dari tangan tersangka di amankan barang bukti 192 butir obat jenis Trihexyphenidyl, uang tunai Rp 195.000 dan 70 buah plastic klip.

“Kepolisian mendapat laporan dari masyarakat bahwa di sekitar Desa Blambangan sering ditemukan transaksi pil koplo,” ungkap Kapolsek.

Dari sini, awalnya kepolisian menangkap Roni Setiawan (19) warga Dusun Krajan RT 02 RW 05 Desa Tembokrejo dengan barang bukti 20 butir pil Trihexyphenidyl.

“Kepada petugas, Roni mengaku mendapatkan obat tersebut dengan membeli dari Ahmad Sigit Maulana hingga tersangka berhasil di tangkap di rumahnya,” pungkas Kapolsek.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *