Reporter          : Ilex Vis

radiovisfm.com Banyuwangi – Dalam penggerebekan di area Perumahan Kebalenan Kecamatan Banyuwangi, Kepolisian berhasil menangkap 2 orang tersangka pengedar pil koplo dengan mengamankan 14.800 butir obat jenis Trihexyphenidyl.

Penangkapan pertama di lakukan di sebuah rumah di Perumahan Kebalenan Baru II Blok H-10 Kelurahan Kebalenan. Disini, Satuan Reskoba Polres Banyuwangi menangkap Sartono (29) dengan di amankan barang bukti 13.800 butir obat jenis Trihexyphenidyl yang di kemas dalam 13 bungkus masing masing berisi 1.000 butir dan 3 bungkus yang masing masing berisi 200 butir serta 2 bungkus yang setiap bungkusnya berisi 100 butir.

Kasat Narkoba Polres Banyuwangi, AKP Muh.Indra Najib mengatakan, kepada petugas, tersangka mengaku mendapatkan obat obatan sediaan farmasi tersebut dari seorang pemasoknya yang tidak diketahui alamatnya.

“Dia memesannya melalui hubungan komunikasi lalu bertemu di satu tempat yang mereka sepakati,” tutur Kasat Narkoba.

“Dari penangkapan ini kepolisian melakukan pengembangan penyidikan,” imbuhnya.

Pasalnya, tersangka Sartono mengaku baru saja melayani pembelian pil koplo kepada pelanggannya, yang di akui bernama Faesol Efendi (28) warga Lingkungan Kampung Baru RT 01 RW 01 Kelurahan Bulusan Kecamatan Kalipuro Banyuwangi.

“Berbekal informasi inilah, kepolisian mengejar keberadaan orang yang di maksud oleh tersangka itu,” ujar Kasat Narkoba.

Hingga akhirnya, aparat Satreskoba berhasil menangkap tersangka Faesol di kawasan jalan masuk perumahan Brawijaya Regensi Kelurahan Kebalenan Kecamatan Banyuwangi kota.

Kasat Narkoba mengaku, dari penangkapan ini, pihaknya mengamankan barang bukti 1000 butir obat jenis Trihexyphenidyl, 1 buah tas hitam, uang tunai Rp 330.000, 2 unit ponsel dan 1 unit sepeda motor Suzuki smash warna merah hitam bernopol DK 8028 IZ.

Berdasarkan keterangan tersangka tersebut, dia mengakui telah membeli obat obatan itu dari tersangka Sartono dan hendak di jual kembali kepada para pelanggannya dalam bentuk kemasan plastic klip.

“Dari hasil pengungkapan kasus peredaran narkoba ini, pihaknya juga melibatkan seluruh polsek jajaran untuk ikut serta melakukan penangkapan terhadap para pelakunya yang ada di wilayah setempat,” pungkas Kasat Narkoba.

Kini, kedua tersangka beserta barang buktinya di amankan di Mapolres Banyuwangi. Dan atas semua perbuatannya, tersangka di jerat pasal 197 subsider pasal 196 UU RI nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *