Reporter          : Ilex Vis

radiovisfm.com, Banyuwangi – Dalam mensukseskan program Tol Laut dari Pemerintah Pusat, Kapal perintis KM Bintan Utama bersandar di dermaga Pelabuhan Tanjung Wangi Banyuwangi dengan mengangkut 1000 ton semen untuk di bongkar.

Kapal tersebut jenis General Cargo dan merupakan kapal perintis Tol Laut pertama yang bersandar di dermaga Pelabuhan Tanjung Wangi Banyuwangi, yang memiliki panjang 95,7 meter dan berat 2.598 GT (Gross Tonnage) dengan kapasitas muat 4.200 ton.

Tol laut ini merupakan program nawacita dari Presiden Joko Widodo yang bertujuan untuk mendukung dan mendorong perkembangan ekonomi yang berbasis kerakyatan di jalur pesisir selatan jawa, juga memudahkan konektivitas antar daerah dalam mendistribusikan barang melalui jalur laut serta mencapai target penurunan disparitas harga kebutuhan pokok di wilayah timur Indonesia.

Program ini juga untuk mengalihkan angkutan jalan darat ke angkutan laut, guna mengurangi polusi dan menekan angka kecelakaan di jalan raya, mengurangi kemacetan dan mengurangi beban biaya perawatan yang cukup tinggi.

Kapten Kapal KM Bintan Utama, Kapten Firdaus mengatakan, kapal tersebut berangkat dari Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap pada Kamis (10/5) lalu dan bersandar di Pelabuhan Tanjung Wangi Banyuwangi pada Senin (14/5).

“Kapal Perintis Tol Laut ini akan rutin bersandar dengan rute Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap ke Pelabuhan Tanjung Wangi Banyuwangi  lanjut ke Pelabuhan Celukan Bawang Bali kembali ke Pelabuhan Tanjung Wangi Banyuwangi dan berakhir di Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap setiap 14 hari,” papar Firdaus.

Dalam artian kata Kapten Fidaus, ini merupakan rute baru untuk jalur Tol Laut di Indonesia.

“Dalam pelayaran perdana ini, kapal tersebut membawa 1000 ton semen Holcim dari Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap untuk di bongkar di Pelabuhan Tanjung Wangi Banyuwangi,” papar Firdaus.

Pihak kapal menargetkan, pembongkaran maksimal 3 hari, lalu bertolak ke Pelabuhan Celukan Bawang Bali.

General Manager PT Pelabuhan Indonesia III (persero) Cabang Tanjung Wangi, Lina Ratnasari menyambut baik program pemerintah terkait Tol Laut jalur selatan jawa ini.

“Dermaga umum Pelabuhan Tanjung Wangi Banyuwangi memiliki panjang 543 meter dan kedalaman kolam dermaga antara 12 hingga 14 meter sangat  mampu untuk di sandari dan melaksanakan kegiatan bongkar muat kapal,” tutur Lina.

Lina mengaku, pihaknya membuka kesempatan bagi Owner (pemilik) barang yang akan mendistribusikan barangnya dengan jalur ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *