Reporter          : Ilex Vis

radiovisfm.com, Banyuwangi – Ditemukan susu cair kemasan kaleng yang sudah kadar luasa didalam paket sembako bantuan dari Dinas Sosial Banyuwangi yang diberikan kepada para korban banjir di desa Alas Malang Kecamatan Singojuruh Banyuwangi.

Tepatnya bantuan ini di peruntukkan bagi masyarakat terdampak yang ada di Dusun Garit, yang sebelumnya rumahnya terendam banjir lumpur akibat luapan sungai Kali Badeng Kecamatan Songgon Banyuwangi hingga ke pemukiman penduduk pada Selasa malam (15/5) lalu.

Bahkan, banjir lumpur juga menggenangi area jalan raya Desa Alas Malang yang menyebabkan arus lalu lintas di alihkan ke jalur alternative karena akses jalan di tutup total oleh warga setempat.

Camat Singojuruh Banyuwangi, Moh.Lutfi mengatakan, jumlah bantuan sembako yang di kucurkan oleh Dinas Sosial adalah sekitar 50 an lebih paket, yang berisi beras 5 kilogram, minyak goreng, mie instans, gula pasir dan susu cair kemasan kaleng.

“Setelah di terima warga dan di teliti, rupanya susu kaleng yang berwarna putih sudah kadarluasa yakni berakhir pada Oktober 2017,” ujar Camat Lutfi.

Mendapati hal ini, sejumlah warga yang menerima paket sembako itupun melaporkan ke pihak Pemerintah Desa setempat lalu ditindak lanjuti ke pihak Kecamatan Singojuruh.

Lutfi menjelaskan, setelah menerima laporan warga, dirinya langsung berkoordinasi dengan pihak Dinas Sosial agar segera mengganti barang barang yang di temukan sudah kadar luasa tersebut.

“Selang beberapa lama, para petugas dari Dinas Sosial pun mendatangi kantor Kecamatan Singojuruh untuk memberikan puluhan kaleng susu cair sebagai pengganti,” tutur Lutfi.

Dia mengaku, dalam kasus ini tidak ada masyarakat yang mengalami permasalahan kesehatan, karena baru beberapa orang yang mengkonsumsi susu cair tersebut.

Sementara itu menurut Lutfi, kawasan Kecamatan Singojuruh dinilai sebagai daerah yang terdampak dari banjir lumpur kiriman. Pasalnya, di kawasan setempat tidak terjadi hujan namun tiba tiba aliran sungai meluap bercampur dengan lumpur.

“Setelah di lakukan pemantauan dilapangan, rupanya banjir tersebut adalah kiriman dari wilayah Kecamatan Songgon,” kata Lutfi.

Dimana, debit air pada aliran sungai Kali Badeng cukup tinggi dengan membawa material dan batang kayu, hingga menutup akses aliran sungai.

“Akibatnya, air meluap ke pemukiman warga di Dusun Garit Desa Alas Malang juga di kawasan Desa Benelan Kidul dan Desa Singojuruh,” papar Lutfi.

Kini, semua susu cair kemasan kaleng yang sudah terlanjur di berikan kepada para korban terdampak banjir tersebut telah ditarik kembali dan di ganti dengan yang baru, dengan masa kadar luasa hingga 2019 mendatang.

Sementara itu, akibat banjir lumpur ini menyebabkan plengsengan dan jembatan di Desa Singojuruh ambrol. Bahkan, kaki tengah jembatan di kawasan Desa Benelan Kidul juga nyaris ambrol.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *