Reporter          : Ilex Vis

radiovisfm.com, Banyuwangi – Seorang perempuan asal Kabupaten Bondowoso ditangkap kepolisian Polsekta Banyuwangi, setelah kedapatan mencuri perhiasan emas di salah satu toko di kawasan pasar Banyuwangi dengan alasan karena terdesak kebutuhan untuk lebaran.

Tepatnya di toko emas Dede Jaya Jalan Sasuit Tubun nomor 53 Kelurahan Kepatihan Kecamatan Banyuwangi kota.

Dihari Senin (27/5) sekira pukul 12.30 WIB, tersangka yang di ketahui bernama Ita Istiani (47) warga Desa Badean Kecamatan Bondowoso Kabupaten Bondowoso tersebut masuk ke toko emas milik Miswanto (50) tersebut dengan memakai baju Syar’i warna hitam dan berpura pura membeli perhiasan emas.

Awalnya, dia menawar anting dan gelang yang diakuinya akan di pakaikan ke anak tersangka. Kemudian, tersangka menawar 5 buah kalung namun tidak jadi membelinya.

Kapolsekta Banyuwangi, AKP Ali Masduki yang ikut mendatangi TKP mengatakan, saat pelayan toko, Ulfi Azizah (26) warga Jalan Kapten Ilyas akan memasukkan kalung ke etalase, ternyata diketahui ada kalung yang jumlahnya berkurang.

“Lalu Pelayan toko itu langsung mencari tersangka dan rupanya di dapati tersangka sudah berganti pakaian di kamar mandi pasar guna menghilangkan jejak,” ungkap Kapolsekta.

Kapolsekta menjelaskan, setelah di tangkap oleh pelayan toko dan beberapa orang yang kebetulan ada di pasar, di dalam dompet tersangka di temukan kalung yang hilang tersebut.

“Selanjutnya, tersangka di gelandang ke Mapolsekta Banyuwangi guna di lakukan proses penyidikan lebih lanjut,” tuturnya.

Kapolsekta menambahkan, dari pengakuannya kepada petugas, dia baru kali ini melakukan aksi pencurian emas di wilayah Banyuwangi karena terdesak kebutuhan perekonomiannya menjelang lebaran.

Kini, tersangka beserta barang bukti 1 buah kalung emas seberat  20 gram dengan kerugian mencapai Rp 7.000.000 beserta tas cokelat dan pakaian Syar’i warga hitam di amankan di Mapolsekta Banyuwangi.

Dan atas semua perbuatannya, tersangka di jerat pasal 363 KUHP tentang pencurian, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *