Home / Banyuwangi Hari Ini / Pemerintah Tutup Jembatan Timbang, DPR RI : Segera Buka Kembali

Pemerintah Tutup Jembatan Timbang, DPR RI : Segera Buka Kembali

Reporter          : Ilex Vis

radiovisfm.com, Banyuwangi – Karena banyak yang di tutup oleh Pemerintah Pusat, DPR RI meminta jembatan timbang di buka kembali khususnya pada masa angkutan lebaran 2018 ini, guna mengantisipasi adanya muatan kendaraan truck yang melebihi kapasitas.

Sejak di terbitkannya Peraturan Menteri (PM) Perhubungan nomor 134 tahun 2015, pengoperasian dari Jembatan timbang di seluruh Indonesia di ambil alih oleh Kementrian Perhubungan. Akibatnya, banyak jembatan timbang yang saat ini sudah di tutup atau tidak aktif.

Dalam sidak yang di lakukannya di Jembatan Timbang Kecamatan Kalibaru Banyuwangi Rabu (30/5), anggota Komisi V DPR RI, Bambang Haryo mengatakan, dari data yang ada jumlah jembatan timbang di seluruh Indonesia tercatat ada 144 buah dan 77 diantaranya sudah menggunakan system digital yang kini pengoperasiannya di ambil alih oleh Kementrian perhubungan.

“Dan itu pun, seluruhnya belum bisa di operasikan secara maksimal bahkan sudah banyak yang tutup,” ujarnya.

“Untuk di wilayah Jawa Timur sendiri, hanya 4 jembatan timbang yang operasi yakni di Widang, Widodaren, Tarik dan Rejoso. Tapi hanya Widodaren yang beroperasi selama 24 jam,” kata politisi Partai Gerindra tersebut.

Bambang menjelaskan, dengan di tutupnya jembatan timbang ini justru di nilai sangat membahayakan transportasi. Pasalnya, hal itu menyebabkan banyak kendaraan truck yang kelebihan muatan juga terjadinya jalan cepat rusak.

“Kondisi ini juga rawan terjadinya kecelakaan kendaraan bermotor di jalan raya, yang di sebabkan karena truck kelebihan muatan,” tutur Bambang.

Apalagi, jika truck yang muatannya overload tersebut masuk ke dalam kapal dilintas penyeberangan pelabuhan Ketapang-Gilimanuk, yang di nilai sangat membahayakan terhadap daya apung, yang menyebabkan kapal tidak stabil hingga tenggelam.

“Selain itu, juga bisa merusak konstruksi kapal yang rawan patah seperti ramp door hingga plat geladak,”  imbuhnya.

Bambang menjelaskan, untuk di Banyuwangi terdapat 2 jembatan timbang yaitu di area Watu dodol yang merupakan akses langsung menuju ke penyeberangan Ketapang-Gilimanuk. Juga di wilayah Kecamatan Kalibaru, yang merupakan perbatasan antara Kabupaten Banyuwangi dengan Jember.

“Untuk keselamatan moda transportasi, kami tidak ada toleransi dan seluruh sarana prasarananya diminta harus sesuai dengan standart. Apalagi satu jembatan timbang tersebut di biayai lebih dari Rp 2 MIliar dana APBD dan APBN,” pungkas Bambang.

 

 

About Ilex VIS

Ilex VIS, salah satu jurnalis Radio VIS FM dan Penyiar. Anda bisa mendengarkan suara khasnya dalam program radio informasi, seperti Bingkai Pagi dan Inti VIS FM.

Check Also

Dana Desa Meningkat, Menteri Desa : Gunakan Untuk Berdayakan Ekonomi Masyarakat

radiovisfm.com, Banyuwangi – Pemerintah Pusat meminta setiap desa menggunakan dana desanya untuk memberdayakan ekonomi dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *