Home / Banyuwangi Hari Ini / Jelang Angkutan Lebaran, Pemkab Banyuwangi Konsentrasi Perbaikan Jalan

Jelang Angkutan Lebaran, Pemkab Banyuwangi Konsentrasi Perbaikan Jalan

Reporter          : Ilex Vis

radiovisfm.com, Banyuwangi – Untuk memperlancar arus lalu lintas saat musim mudik dan balik lebaran, Pemkab Banyuwangi tengah konsentrasi perbaikan akses jalan. Dalam hal ini, kerja satgas jalan berlubang diintensifkan untuk memonitor dan memperbaiki jalan yang akan dilewati pemudik.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan pihaknya telah mengambil kebijakan percepatan penyelesaian infrastruktur menjelang Lebaran ini. Beberapa proyek pembangunan dan pemeliharaan jalan yang sifatnya penunjukan langsung menjadi prioritas penyelesaian.

“Jalan-jalan yang banyak dilewati publik, seperti jalan penghubung antar kabupaten, jalan poros antar kecamatan dan jalan desa menjadi prioritas pemerintah daerah untuk segera dikerjakan. Termasuk jalan akses ke tempat wisata,” papar Bupati Anas.

Akses menuju lokasi wisata menjadi perhatian Bupati Anas karena pihaknya mengantisipasi membanjirnya wisatawan yang akan berlibur ke Banyuwangi, mengingat libur Lebaran tahun ini cukup panjang.

“Seperti Lebaran tahun-tahun lalu, Banyuwangi tidak hanya dikunjungi pemudik, tapi banyak wisatawan yang datang khusus untuk berlibur,” tutur Bupati Anas.

Jalan seperti ke wisata Songgon, Pantai Pulau Merah, Bangsring Underwater, Pantai Cemara di kebut penyelesaiannya agar wisatawan merasa nyaman.

Bupati Anas juga memprioritaskan bagi proyek fisik yang pekerjaannya harus dilelang. Dalam artian, untuk infrastruktur yang sifatnya mendesak, namun pekerjaannya harus dilelang diupayakan untuk diprioritaskan.

“Meskidi prioritaskan, tapi kami tetap meminta panitia lelang bekerja sesuai aturan,” ungkap Bupati Anas.

Untuk jalan yang pekerjaannya harus menunggu proses lelang kata Bupati Anas, maka akan diturunkan satgas jalan berlubang.

Satgas ini fungsinya menemukan jalan rusak kemudian melakukan perbaikan cepat dengan cara menambal jalan yang lubang agar bisa dilewati kembali. Bahkan, ketika ada laporan jalan rusak dari masyarakat, tim Satgas Jalan Berlubang segera turun ke lapangan.

Satgas ini terdiri dari empat tim Unit Reaksi Cepat (URC) yang ditempatkan di empat wilayah, yakni URC Banyuwangi, Rogojampi, Genteng dan URC Bangorejo. Masing-masing URC diisi enam orang yang dibekali peralatan yang terdiri aspal dingin (emulsi), hotmix (digem) dan stemper untuk pemadatan.

“Saya minta maaf kepada para pengguna jalan, jika nantinya melewati jalanan yang berlubang karena pekerjaannya masih dalam proses lelang. Untuk sementara, jalan berlubang itu akan diperbaiki oleh satgas,” pungkas Bupati Anas.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Cipta Karya dan Penataan Ruang (PU – CKPR) Banyuwangi, Mujiono menyatakan, Satgas Jalan Berlubang (SJB) telah bekerja ekstra sejak pertengahan Mei lalu.

Jalan yang terus diperbaiki SJB saat ini di antaranya jalan dari arah Situbondo – Ketapang – Banyuwangi. Dari arah selatan Jember – Kalibaru – Genteng – Banyuwangi serta Jalan dari Jajag – Pesanggaran – Benculuk- Tegaldlimo.

“Sejumlah ruas jalan itu menjadi perhatian utama karena yang paling sering dilewati pengendara,” ungkap Mujiono.

“Kami ingin, jalan jalan di Banyuwangi bisa nyaman dilewati. Meskipun saat ini hampir 90 persen kondisi jalan di Banyuwangi masih bagus,” papar Mujiono.

Perlu diketahui Kabupaten Banyuwangi memiliki jalan terpanjang yaitu 3.010 kilometer. Kemudian jalan provinsi mencapai 114 kilometer, dan jalan nasional sepanjang 116 kilometer. Pemkab Banyuwangi telah memperbaiki hampir 2.750 kilometer jalan di seluruh kabupaten.

“Untuk tahun ini Pemkab Banyuwangi menganggarkan Rp 800 juta untuk perbaikan jalan berlubang itu,” pungkas Mujiono.

 

 

About Ilex VIS

Ilex VIS, salah satu jurnalis Radio VIS FM dan Penyiar. Anda bisa mendengarkan suara khasnya dalam program radio informasi, seperti Bingkai Pagi dan Inti VIS FM.

Check Also

Dana Desa Meningkat, Menteri Desa : Gunakan Untuk Berdayakan Ekonomi Masyarakat

radiovisfm.com, Banyuwangi – Pemerintah Pusat meminta setiap desa menggunakan dana desanya untuk memberdayakan ekonomi dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *