Home / Banyuwangi Hari Ini / KSOP Tanjung Wangi Siapkan Moda Transportasi Mudik Gratis

KSOP Tanjung Wangi Siapkan Moda Transportasi Mudik Gratis

Reporter          : Ilex Vis

radiovisfm.com, Banyuwangi – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Wangi Banyuwangi menggelar mudik dan balik gratis dengan moda transportasi kapal perintis, jurusan Banyuwangi – Sapeken Madura.

Program ini merupakan kerja sama Pemerintah Propinsi Jawa Timur dengan KSOP Tanjung Wangi Banyuwangi, guna meringankan beban masyarakat yang tinggal di berbagai kepulauan terpencil di Kabupaten Madura untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri di kampung halamannya.

Kepala KSOP Tanjung Wangi Banyuwangi, Agus Winartono mengatakan, armada kapal yang digunakan sebagai moda transportasi adalah jenis kapal perintis Sabuk Nusantara 56 dengan keberangkatan perdana dari dermaga Pelabuhan Tanjung Wangi pada Minggu (3/6) pukul 08.00 WIB.

“Sesuai sertifikat yang ada, kapasitas angkut kapal Sabuk Nusantara 56 tersebut sebanyak 283 orang penumpang,” ujar Agus.

Namun pihaknya memberikan toleransi batas maksimum sesuai dengan syarat keselamatan pelayaran sebanyak 362 penumpang.

“Untuk keberangkatan tahap kedua pada tanggal 13 Juni 2018 dari dermaga Pelabuhan Tanjung Wangi,” imbuh Agus.

Dia mengaku, saat ini pihaknya tengah mengajukan permohonan penambahan 1 unit armada kapal lagi kepada Pemerintah Propinsi agar masyarakat kepulauan yang akan pulang kampung bisa terangkut seluruhnya.

Pasalnya, berdasarkan data jumlah pemudik di tahun 2017 lalu yang memanfaatkan moda transportasi kapal perintis ini sekitar 800 an orang lebih.

“Di tahun ini, hanya di operasikan 1 unit armada kapal saja yang hanya bisa menampung maksimal 362 an orang penumpang dan itupun perjalanannya hanya satu kali di masa angkutan mudik,” papar Agus.

Sedangkan di masa angkutan balik lebaran, juga hanya 1 kali pengoperasian armada yakni dengan keberangkatan tanggal 13 Juni 2018.

Agus menambahkan, sebelumnya ada 2 unit armada kapal perintis yang di operasikan yaitu Kapal Sabuk Nusantara 56 dan Sabuk Nusantara 57.

“Namun untuk kapal Sabuk Nusantara 57 mengalami kerusakan dan hingga saat ini masih dalam perbaikan,” kata Agus.

Untuk masyarakat yang ingin memanfaatkan angkutan mudik dan balik gratis dengan moda transportasi kapal perintis ini bisa mendatangi kantor Dinas Perhubungan Banyuwangi.

Pasalnya, secara tehnis, yang menangani permasalahan tiket adalah pihak Dinas Perhubungan Banyuwangi, Dinas Perhubungan Propinsi Jawa Timur dan Pelni.

“Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Wangi hanya bertanggung jawab terhadap sarana armada kapalnya,” pungkas Agus.

 

About Ilex VIS

Ilex VIS, salah satu jurnalis Radio VIS FM dan Penyiar. Anda bisa mendengarkan suara khasnya dalam program radio informasi, seperti Bingkai Pagi dan Inti VIS FM.

Check Also

Menteri Desa Bikin Vlog Homestay di Banyuwangi

radiovisfm.com, Banyuwangi – Saat berada di Banyuwangi, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *