Reporter          : Ilex Vis

radiovisfm.com, Banyuwangi – Pemkab Banyuwangi melarang penggunaan mobil dinas selama cuti lebaran dan harus di kandangkan. Satu persatu kendaraan dinas tersebut mulai diparkirkan di halaman Kantor Pemkab Banyuwangi mulai Jumat sore (8/6).

Pelarangan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuwangi Nomor 065/1244/429.013/2018 perihal penggunaan kendaraan dinas roda empat selama cuti bersama Hari Raya Idul Fitri.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, keputusan tersebut berdasarkan instruksi dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), yang melarang penggunaan mobil dinas dipakai untuk mudik atau kepentingan pribadi saat Lebaran.

“Sejak tahun 2014, Pemkab Banyuwangi memang telah sepakat melarang mobil dinas dipakai untuk berlebaran dan wajib diparkir di halaman kantor Pemkab Banyuwangi selama cuti bersama Lebaran,” papar Bupati Anas.

Dia menjelaskan, seluruh kendaraan berpelat merah tersebut mulai dikandangkan Hari Jumat dan Sabtu, 8-9 Juni 2018 pukul 13.30 WIB. Kecuali, kendaraan operasional khusus yang memang untuk tugas di lapangan.

“Misalnya, mobil tanki pemadam kebakaran, mobil tanki penyiram taman, mobil operasional Dinas Perhubungan (Dishub), dan mobil dinas di kantor-kantor camat,” imbuhnya.

Bupati Anas menambahkan, mobil dinas yang telah diparkir tersebut dapat diambil kembali pada hari terakhir libur Lebaran, Rabu (20/6) mulai pukul 09.00 WIB. Selain aturan pelarangan penggunaan, pemerintah juga melarang para PNS mengajukan ijin tidak masuk dan cuti kerja sebelum maupun setelah cuti bersama yang telah ditetapkan.

“Ini dilakukan agar tidak mengganggu pelayanan publik pasca Hari Raya Idul Fitri. Apalagi, cuti bersama tahun ini lebih panjang,” tutur Bupati Anas.

Dia meminta seluruh Kepala SKPD meningkatkan pengawasan kedisiplinan terhadap stafnya.

“Jika setelah cuti lebaran ada PNS yang tidak masuk kerja tanpa keterangan, pihaknya meminta untuk segera diproses sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS,” pungkas Bupati Anas.

Sekedar diketahui, cuti bersama tahun ini berlangsung selama 7 hari yakni tanggal 11-14 dan 18-20 Juni. Ditambah libur reguler, Sabtu dan Minggu pada tanggal 16-17 Juni. Maka jika ditotal libur lebaran PNS mencapai hingga 10 hari.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *