Reporter : Daus VIS

radiovisfm.com, Banyuwangi – Untuk memaksimalkan pelayanan masyarakat dalam menikmati jasa transportasi kereta, PT. Kereta Api Indonesia menangguhkan hak cuti bagi seluruh karyawan selama masa angkutan lebaran, baik bagian operasional maupun bagian administrasi. Badan usaha milik pemerintah ini melarang seluruh karyawannya mengambil cuti selama arus mudik dan balik lebaran berlangsung.

Humas PT. Kereta Api Indonesia (KAI) DAOP IX Jember Lukman Arif menuturkan, PT. KAI DAOP IX menetapkan masa angkutan lebaran selama 22 hari sejak tanggal tanggal 5 hingga 25 Juni.  Selama kurun waktu 22 hari tersebut, seluruh jajaran petugas PT. KAI dilarang mengambil cuti. Karena selama masa angkutan lebaran tersebut, kenaikan jumlah penumpang melonjak drastis dari hari biasanya, sehingga diperlukan pelayanan ekstra dari petugas.  Selain petugas operasional, petugas bagian administrtasi hak cutinya juga ditangguhkan, dan menjaga posko di stasiun secara bergantian.

Kebijakan menangguhkan hak cuti bagi kru PT. KAI selama masa angkutan lebaran ini bertujuan untuk  memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat, mengingat volume penumpang yang selalu meningkat untuk melakukan perjalanan mudik dan balik lebaran ini.

Humas PT. KAI DAOP IX Lukman Arif menambahkan, selama masa angkutan lebaran tahun 2018 ini, volume penumpang yang menggunakan jasa kereta api di wilayah DAOP IX meningkat 2 persen dari tahun sebelumnya. Jika tahun sebelumnya penumpang kereta mencapai 149 ribu, masa angkutan lebaran tahun tahun ini penumpang kereta berdasarkan tiket yang terjual mencapai  152 ribu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *