Home / Banyuwangi Hari Ini / Dukung Pariwisata, BSI Bangun Jalan

Dukung Pariwisata, BSI Bangun Jalan

Reporter : Daus VIS

radiovsfm.com, Banyuwangi – Untuk mendukung potensi pariwisata di pesanggaran, PT. BSI melakukan perbaikan jalan menuju Pulau Merah dan Pantai Mustika di Pancer sepanjang 4 kilometer yang kerap rusak meski sudah berulang kali diperbaiki.

Agar kerusakan jalan yang diperbaikinya tidak mudah rusak meski sering dilewati kendaraan berat, digunakan teknologi baru pembangunan jalan selain menggunakan metode pengaspalan dan  beton cor, yakni teknologi Cement Treated Recycling Base (CTRB) dari Jerman.

Kepala bidang Hubungan Pemerintahan pada PT. Bumi Suksesindo, Yupi Imamsyah menuturkan, jika selama ini akses jalan menuju pulau merah cepat sekali dilakukan perbaikan meski relatif baru diperbaiki. Hal tersebut karena postur tanah disekitar Pesanggaran masuk dalam kategori tanah bergerak, sehingga setelah diaspal selalu bergelombang dan mudah terkelupas saat terkena hujan. Sedangkan saat ini kebanyakan, pembangunan dan perbaikan jalan di Indonesia menggunakan dua pola, yakni pola menggunakan aspal dan pola pembangunan jalan menggunakan cor atau beton.

Namun kali ini, pembangunan akses jalan sepanjang 4 kilometer dari pertigaan Luwi hingga pertigaan Badugel desa Sumberagung tersebut, menggunakan Cement Treated Recycling Base (CTRB). Karakteristik pengerasan jalan dengan metode ini, membuat struktur jalan semakin lebih kuat dan tahan lama serta tidak mudah rusak meski terkena genangan air. Teknologi perbaikan jalan dari jerman  ini, menggunakan bahan baku lebih banyak semen yang diperkuat dengan aspal.

Teknologi ini lanjut Yupi, merupakan  pola antara aspal dengan beton cor, dengan mengambil fleksibilitas aspal yang dipadu dengan kekuatan beton cor. Sehingga perbaikan jalan yang setara dengan kualitas jalan tol ini, tidak mudah rusak meski digenangi air dan dileati kendaraan berat.

Bahkan diprediksi, pola pembangunan dengan metode CTRB ini, memiliki nilai ekonomi yang tinggi ketimbang menggunakan aspal atau beton cor. karena diprediksi ketahanan jalan menuju pulau merah dan pancer  tersebut, bisa bertahan hingga 20 tahun.

Yupi Imamsyah menambahkan, pembangunan akses jalan di dusun Silirbaru kecamatan Pesanggaran yang menggunakan dana CSR perusahaan tambang emas ini, bertujuan untuk mendukung potensi pariwisata yang ada di pesanggaran, seperti pulau merah dan pantai mustika.

About Daus VIS

Check Also

Menteri Desa Bikin Vlog Homestay di Banyuwangi

radiovisfm.com, Banyuwangi – Saat berada di Banyuwangi, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *