Home / Banyuwangi Hari Ini / Satreskoba Bongkar Jaringan Antar Kecamatan, Amankan 300 Lebih Pil Koplo

Satreskoba Bongkar Jaringan Antar Kecamatan, Amankan 300 Lebih Pil Koplo

Reporter          : Ilex Vis

radiovisfm.com, Banyuwangi – Satuan Reskoba Polres Banyuwangi berhasil mengungkap jaringan peredaran pil koplo antar kecamatan, dengan mengamankan 3 tersangka beserta barang bukti ratusan butir obat berbagai jenis.

Penangkapan pertama di lakukan kepolisian di depan sebuah rumah kontrakan di kawasan Desa Kemiri Kecamatan Singojuruh Banyuwangi. Disini, berhasil ditangkap tersangka Rizal Adi Pratama (24) warga Dusun Andongsari RT 01 RW 03 Desa Padang Kecamatan Singojuruh, saat hendak mengedarkan obat obatan terlarang tersebut.

Dari tangan tersangka, kepolisian mengamankan barang bukti 66 butir obat jenis Trihexyphenidyl serta 9 butir jenis Dextro dan uang tunai Rp 144.000 juga 1 unit ponsel.

Dihadapan petugas, tersangka mengaku obat obatan sediaan farmasi tersebut baru dibeli dari seorang pengedarnya bernama Rohmat Sari (26) yang tinggal di dalam kontrakan tersebut.

Kasat Narkoba Polres Banyuwangi, AKP Muh.Indra Najib mengatakan, kepolisian pun menggerebek rumah kontrakan itu hingga berhasil menangkap tersangka Rohmat Sari yang merupakan warga Dusun Andongsari RT 01 RW 02 Desa Padang Kecamatan Singojuruh.

“Disini, kepolisian mengamankan barang bukti 143 butir obat jenis dextro dan 60 butir obat Trihexyphenidyl. Serta uang tunai sejumlah Rp 218.000 dan 1 unit ponsel,” ujar Kasat Narkoba.

Dia mengaku, dari penangkapan kedua tersangka ini, kepolisian melakukan pengembangan penyidikan hingga berhasil mengungkap identitas seorang pengedar pil koplo lainnya. Kali ini, Satreskoba menyasar di kawasan Kecamatan Genteng tepatnya di Café Madania Desa Genteng Wetan.

“Dilokasi, kepolisian menangkap seorang tersangka yang diketahui bernama Anggie Eka Saputra (21) warga Dusun Jeningsari RT 04 RW 01 Desa Genteng Kulon Kecamatan Genteng Banyuwangi, dengan diamankan barang bukti 102 butir obat Trihexyphenidyl dan 2 lembar plastic klip,” papar Kasat Narkoba.

Dalam kesempatan ini, kepolisian juga mengamankan seorang pemuda, Ari Prabu Wijaya namun hanya berstatus sebagai saksi karena sebelumnya dia membeli obat obatan sediaan farmasi tersebut dari tersangka Anggie.

Kasat Narkoba menambahkan, total barang bukti yang di amankan dari tangan ketiga tersangka tersebut 380 butir pil jenis Trihexyphenidyl dan dextro. Diakuinya, peredaran narkoba di wilayah Banyuwangi saat ini sudah merata di seluruh kecamatan. Bahkan, para penggunanya pun telah merambah para pelajar mulai SD hingga SMA dan Mahasiswa, khususnya pil koplo.

“Untuk para tersangka yang masih di bawah umur tidak dilakukan penahanan, dan lebih kepada pembinaan dengan melibatkan orang tua dan pihak sekolah. Sedangkan selama proses penyidikan di dampingi tim Bapas dari jember,” pungkas Kasat Narkoba.

Kini, ketiga tersangka beserta barang buktinya diamankan di Mapolres Banyuwangi. Dan atas semua perbuatannya, mereka di jerat pasal 197 subsider pasal 196 UU RI nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

 

About Ilex VIS

Ilex VIS, salah satu jurnalis Radio VIS FM dan Penyiar. Anda bisa mendengarkan suara khasnya dalam program radio informasi, seperti Bingkai Pagi dan Inti VIS FM.

Check Also

Menteri Desa Bikin Vlog Homestay di Banyuwangi

radiovisfm.com, Banyuwangi – Saat berada di Banyuwangi, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *