Berbagi Kepada Sesama, ASPPI DPD Jatim Gelar Bhakti Sosial di Banyuwangi

Pemerintahan
Typography

radiovisfm.com, Banyuwangi - Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia Dewan Pengurus Daerah (ASPPI DPD) Jawa Timur menggelar kegiatan Bhakti Sosial Ramadhan di Banyuwangi, karena daerahnya di nilai cukup menarik dari sector kebudayaan, kuliner dan pariwisatanya.

Sebanyak 35 anggota ASPPI DPD Jawa Timur terlebih dahulu bersilaturrahmi dengan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), MY Bramuda dan pelaku wisata di Banyuwangi, Kamis (16/5/2019) di pelinggihan Kantor Disbudpar Banyuwangi.

Ketua ASPPI DPD Jawa Timur, Saformadianto mengatakan, selain bhakti social, dalam kesempatan ini juga di manfaatkan pihaknya untuk melakukan sosialisasi mengenai ASPPI kepada para pelaku wisata di Banyuwangi dan pemerintah daerah.

“Bhakti social ini selalu di laksanakan ASPPI di setiap tahun saat perayaan Natal dan bulan Ramadhan,” ungkap Saformadianto.

“Untuk kali ini di laksanakan di salah satu Pondok Pesantren yang ada di wilayah Banyuwangi selatan. Sedangkan di tahun lalu, di gelar di Pacitan,” imbuhnya.

Saformadianto mengaku sengaja memilih Banyuwangi untuk lokasi kegiatan ini karena daerahnya di nilai sangat menarik utamanya dari sisi seni budaya salah satunya Gandrung. Juga dari kulinernya yang cukup terkenal seperti Sego Tempong dan Rujak Soto. Serta berbagai destinasi wisatanya yang sudah mendunia, yakni Kawah Ijen. Juga ada pantai Pulau Merah, Bangsring Underwater dan Sukomade.

“Disini juga sudah ada penerbangan direct Jakarta-Banyuwangi maupun Surabaya-Banyuwangi,” ujar Saformadianto.

Dalam kesempatan ini, Saformadianto juga mengaku sedang melakukan survey ke berbagai daerah. Pasalnya, di tahun 2020 mendatang ASPPI DPD Jawa Timur menerima mandat dari DPP ASPPI pusat untuk mengadakan kegiatan Kopi Darat Nasional (Kopdarnas) yang akan di hadiri seluruh anggota ASPPI se Indonesia yang ada di 28 propinsi, mulai dari Aceh, Lampung, Kalimantan, Sulawesi, Sumatera hingga Jawa.

“Ini jadi kesempatan bagi para pelaku usaha di Banyuwangi untuk bisa menunjukkan etalasenya baik hotel, restaurant maupun berbagai destinasi wisata yang ada kepada jaringan para anggota ASPPI se Indonesia,” papar Saformadianto.

Untuk ASPPI itu sendiri beranggotakan lebih ke heterogen, seperti ada pelaku wisata, tour travel, hotel, restaurant maupun pusat ole ole dan guide.

“ASPPI ini beranggotakan asosiasi personelnya bukan institusinya, mulai dari staf, ouwner, bahkan ticketing yang semuanya bergerak dalam sector pariwisata,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, MY Bramuda menyambut baik rencana ASPPI DPD Jawa Timur tersebut yang menjadikan Banyuwangi sebagai lokasi Kopdarnas seluruh anggota ASPPI se Indonesia yang ada di 28 Propinsi.

“Semakin banyak organisasi yang di ikuti travel agent Banyuwangi seperti ASPPI itu, akan semakin banyak jaringan untuk bisa membawa tamu masuk ke Banyuwangi melalui travel travel,” ujar Bramuda.

“Selain itu, kehadiran ASPPI ini juga menjadi ajang mempromosikan berbagai event Banyuwangi Festival,” tuturnya.

Misalnya Festival Lembah Ijen yang di gelar di Gandrung Terakota yang sudah menjadi event bulanan. Disini, mereka bisa menjual paket paket wisata yang digabung dengan kegiatan Banyuwangi Festival.

Bramuda menambahkan, rencana ASPPI yang akan mengadakan Kopdarnas di Banyuwangi dinilai sangat menarik.

“Bahkan bisa dijadikan Festival di tahun 2020 mendatang, karena kegiatan itu di hadiri seluruh anggota ASPPI se Indonesia,” pungkas Bramuda.

 

 

 

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS