Selama Ramadan, Bulog Banyuwangi Siapkan 52 Ribu Ton Beras

Pemerintahan
Typography

radiovisfm.com, Banyuwangi - Bulog Sub Divre Banyuwangi menyiapkan 52 ribu ton beras untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga memasuki Hari Raya Idul Fitri mendatang.

Puluhan ribu ton beras tersebut tersimpan di seluruh gudang milik Bulog yang tersebar di sejumlah Kecamatan.

Kepala Bulog Sub Divre Banyuwangi, David Susanto mengatakan, ke 52 ribu ton beras yang tersedia di gudang bulog tersebut bisa untuk mencukupi kebutuhan masyarakat Banyuwangi hingga 6 bulan kedepan, yang terdiri dari beras medium 20 persen dan 15 persen serta beras premium 15 persen dan 5 persen.

“Kami juga mempunyai stok 20 an ton gula pasir, 1000 pcs minyak goreng kemasan 1 liter, tepung terigu 2000 pcs dan Bawang Merah sebanyak 3 ton,” ujar David.

Sementara untuk stok Bawang Putih kata David, pihaknya tidak memiliki. Pasalnya, yang melakukan import Bawang Putih adalah pihak swasta dan bukan bulog. Kini sedang dalam proses bongkar di pelabuhan pelabuhan besar di seluruh Indonesia.

“Saat ini pun sudah mulai masuk ke pasaran sehingga berdampak pada penurunan harga Bawang Putih,” tutur David.

Dia menjelaskan, untuk harga sejumlah kebutuhan pokok yang disediakan oleh Bulog dinilai lebih murah di banding di pasaran.

Untuk Gula pasir kemasan dijual Rp 11.000 perkilogram, sedangkan di pasaran masih sebesar Rp 12.000. Beras paling murah di jual Rp 8.500 perkilogram, dan di pasaran Rp 9.000. Minyak goreng kemasan 1 liter seharga Rp 11.000, dipasaran Rp 11.500 per liter. Sedangkan Bawang Merah seharga Rp 22.000 perkilogram, sementara di pasaran masih mencapai Rp 26.000.

“Bulog juga terus mengikuti kegiatan Operasi Pasar yang di laksanakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Banyuwangi, guna menjaga stabilitas harga di pasaran,” kata David.

David melanjutkan, sebetulnya kebutuhan bahan pokok masyarakat di bulan Ramadan dinilai masih sama dengan hari biasa dan tidak ada proses peningkatan.

“Hanya persoalannya ada kenaikan pola konsumsi masyarakat, yang biasanya makan telur namun di bulan Ramadan ini ingin mengkonsumsi daging,” pungkasnya.

 

 

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS