Gambarkan Keberagaman Seni Budaya Nusantara, Banyuwangi Gelar Karnaval Kebangsaan

Pemerintahan
Typography

radiovisfm.com, Banyuwangi - Pemkab Banyuwangi menggelar Karnaval Festival Kebangsaan dalam rangka HUT ke 74 RI, sebagai bagian dari cara pemerintah untuk mendidik toleransi dikalangan pelajar terhadap seni dan budaya yang tumbuh di berbagai daerah di Indonesia, Selasa (13/8/2019).

Karnaval kali ini bertemakan Kebhinekaan Nusantara dengan ditampilkan beragam seni dan kebudayaan serta suku dari seluruh Indonesia. Seperti Budaya Islami, kostum adat Jogjakarta, Bali, Madura, Minangkabau, Suku Tengger, Suku Osing, Suku Betawi hingga kostum arab, Aceh, Maluku, Jawa Barat, Jawa Timur serta Mataraman.

Disini juga di tampilkan kostum para medis di dunia kesehatan, nelayan, petani dan pejuang.

Dalam sambutan singkatnya, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, tidak semua festival yang di gelar pemerintah daerah untuk wisatawan mancanegara maupun domestic.

“Juga ada berbagai kegiatan untuk mengangkat tradisi dan budaya local Banyuwangi maupun nusantara. Salah satunya adalah Festival Kebangsaan ini yang diikuti 32 pelajar tingkat SMP dan SMA di Banyuwangi,” ujar Bupati Anas.

Menurutnya, ini bagian dari cara Banyuwangi untuk mendidik toleransi anak anak muda agar tumbuh dan berkembang di tengah sikap toleransi yang terus tumbuh di berbagai daerah di Indonesia.

“Biasanya, pelajaran sejarah di dalam kelas hanya terbatas waktunya. Tapi dengan ditampilkannya dalam bentuk karnaval yang di munculkan oleh setiap sekolah, mereka dapat mempelajari sejarah budaya dari berbagai daerah hingga busana dan asal usulnya,” papar Bupati Anas.

Dia mengaku, dengan mempersiapkan sarana prasarana untuk ditampilkan dalam karnaval tersebut semua akan terlibat, tidak hanya pelajar itu sendiri namun juga orang tua dan kerabatnya.

“Dengan ini, mereka bisa memahami dan mempunyai sikap toleransi terhadap berbagai kebhinekaan yang tumbuh di Indonesia,” tuturnya.

Dalam kesempatan ini, Bupati Anas mengutip pernyataan kepala BNPT yang beberapa waktu lalu datang ke Banyuwangi. Bahwa berbagai kegiatan kebudayaan menjadi salah satu cara untuk meredam terorisme dan radikalisme.

“Dengan tema Kebhinekaan Nusantara ini yang menampilkan beragam budaya di berbagai daerah di seluruh Indonesia, di harapkan para pelajar bisa mendapatkan pendidikan toleransi yang tidak hanya melalui pidato pidato di kelas maupun dari para pemimpin,” kata Bupati Anas.

Dia juga menegaskan, karnaval kebangsaan ini juga menjadi bagian dari untuk memperkuat toleransi dan keberagaman yang tumbuh di Banyuwangi.

Hadir pula dalam kegiatan ini, Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik, Kemenlu RI, Cecep Hermawan.

Sementara, ribuan pelajar yang terlibat dalam karnaval Festival Kebangsaan ini mengambil start dari depan Kantor Pemkab Banyuwangi dan finish di Stadion Diponegoro.

 

 

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS