Tol Probowangi Tembus Banyuwangi, Jalan ke GWD dan Kalibaru Dilebarkan

Pemerintahan
Typography

radiovisfm.com, Banyuwangi - Seiring dengan adanya pembangunan jalan tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi), pemerintah daerah mengusulkan ke pusat terkait pelebaran jalan dari Banyuwangi kota hingga ke wisata Grand Watu Dodol juga ke Kalibaru.

Usulan tersebut dilayangkan secara tertulis oleh Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas ke Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia.

“Hanya dalam rentang waktu tidak sampai satu bulan, usulan itu sudah di setujui sehingga segera akan di kerjakan di lapangan,” tutur Bupati Anas.

Dikatakan Bupati Anas, dengan adanya surat persetujuan tersebut, maka pelebaran jalan mulai dari Sukowidi hingga ke wisata GWD serta dari Banyuwangi kota ke Kalibaru, akan segera di laksanakan dalam waktu dekat ini.

“Pelebaran jalan ini sengaja dilakukan seiring dengan trafik kendaraan bermotor yang semakin tinggi dari Kalibaru menuju ke Banyuwangi, maupun dari arah Wongsorejo ke Banyuwangi kota,” kata Bupati Anas.

“Sehingga dengan adanya pelebaran jalan ini diharapkan bisa mengurai kemacetan di sejumlah titik ruas jalan, utamanya disaat musim liburan atau akhir pecan,” imbuhnya.

Pasalnya, dari pantauan dilapangan hampir setiap hari banyak wisatawan luar daerah maupun mancanegara yang berkunjung ke Banyuwangi. Khususnya disaat liburan panjang, sehingga menyebabkan terjadinya kemacetan arus kendaraan bermotor di berbagai ruas jalan.

“Untuk pelebaran jalan dari Sukowidi ke GWD nantinya berupa doubleway,” ungkap Bupati Anas.

Dia mengaku, selain pelebaran jalan, pihaknya juga mengusulkan ke pemerintah propinsi agar Jalan Lingkar Selatan (JLS) segera tersambung dari Jember ke Banyuwangi. Sehingga nantinya, disaat di kawasan Gunung Gumitir terjadi kemacetan akibat adanya satu incident, maka sebagai alternatifnya kendaraan bermotor bisa melewati JLS tersebut.

“JLS yang belum tersambung antara jarak 16 hingga 23 KM untuk sampai ke Banyuwangi,” pungkas Bupati Anas.

Sementara itu, pembangunan trase jalan tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi) hingga kini masih dalam proses pengerjaan.

Tol Probowangi ini merupakan titik akhir dari jaringan tol Trans-Jawa dan menjadi tol terpanjang di Indonesia dengan panjang 171,90 kilometer, lebih panjang 56,15 kilometer dari jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) yang membentang 116,75 kilometer. Selain terpanjang, dari sisi investasi pun, tol yang di kelola PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB) ini juga mencatat rekor baru yakni senilai Rp 23,391 trilyun.

Dari denah yang ada, jalan tol Probowangi tersebut berakhir di kawasan jalan lingkar ketapang Kecamatan Kalipuro Banyuwangi, atau beberapa kilometer dari kawasan Pelabuhan Ketapang.

Namun Bupati Anas mengajukan ke pemerintah pusat, agar jalan tol Probowangi ini di perpanjang hingga ke kawasan Kecamatan Singojuruh. Hal ini guna mengurai kemacetan kendaraan bermotor di kawasan Banyuwangi kota maupun di area Kecamatan Rogojampi.

Sehingga dengan adanya pintu tol kedua di Singojuruh tersebut, nantinya kemacetan bisa terurai khususnya mempermudah akses bagi kendaraan bermotor yang akan menuju ke Bandara Banyuwangi.

 

 

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS