Satpol PP Banyuwangi Sita Ratusan Miras di Pulau Merah

Pemerintahan
Typography

radiovisfm.com, Banyuwangi - Ratusan botol Minuman Keras berbagai jenis berhasil diamankan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Banyuwangi dari kawasan wisata Pulau Merah Kecamatan Pesanggaran.

Razia ini dilakukan di 9 warung milik para pedagang setempat dan di 2 homestay. Hasilnya, Satpol PP berhasil mengamankan 267 botol minuman keras berbagai jenis yang masing masing memiliki kadar alcohol 5 persen ke bawah.

Kasat Pol PP Banyuwangi, Anacleto Da Silva mengatakan, dari ratusan botol minuman keras yang disita pihaknya tersebut di dominasi jenis bir.

“Dari hasil investigasi kami, para pemilik warung dan homestay mengaku sengaja berjualan minuman keras tersebut karena untuk melayani permintaan para wisatawan, utamanya wisatawan asing,” ujar Anacleto.

Seluruh warung yang dirazia tersebut berada di kawasan pinggir pantai Pulau Merah.

“Silahkan kalau para pemilik warung dan homestay berjualan minuman alcohol, tapi yang terpenting ada ijin dari pemerintah provinsi Jawa Timur. Sedangkan tehnis perijinannya juga ada keterlibatan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Banyuwangi,” papar Anacleto.

Diakui Anacleto, meski alasannya untuk konsumsi turis bukan berarti tidak ada ijinnya. Semua minuman keras golongan A dalam bentuk apapun di wajibkan ada ijin dari Propinsi.

Lebih lanjut Anacleto mengatakan, razia ini dilakukan setelah pihaknya mendapat laporan dari masyarakat. Dan setelah di datangi ke lokasi, rupanya memang benar sejumlah warung menjual minuman keras tersebut.

“Awalnya, satu warung di razia dan pemiliknya merasa tidak terima sehingga menunjukkan kepada petugas bahwa beberapa warung lainnya juga menjual minuman keras yang sama,”  kata Ancaleto.

Hingga akhirnya, razia pun di lakukan di beberapa warung tersebut dan berhasil disita ratusan botol minuman keras.

Setelah diamankan, seluruh minuman keras berbagai jenis tersebut diamankan di Mako Satpol PP Kabupaten Banyuwangi untuk dilakukan proses lebih lanjut.

 

 

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS