Masyarakat Banyuwangi Kini Punya OsingPay, Aplikasi Transkasi Berbasis Online

Pemerintahan
Typography

radiovisfm.com, Banyuwangi - Pemkab Banyuwangi melakukan Softlaunching OsingPay, yang merupakan aplikasi transaksi keuangan berbasis online. Aplikasi ini sebagai upaya Banyuwangi di dalam mendorong melakukan transaksi non tunai terhadap warganya. 

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, alat transaksi elektronik sudah menjadi tren pembayaran di era sekarang yang memberikan manfaat cepat dan bisa dilakukan dimana saja. 

“Sebagai daerah yang ramah teknologi, Banyuwangi juga tidak akan melewatkan manfaat alat transaksi elektronik tersebut. Apalagi OsingPay ini mengusung unsur kelokalan,” ujar Bupati Anas.

Hadir dalam acara Softlaunching tersebut Ustad Yusuf Mansur, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jember Hestu Wibowo dan Direktur Resiko Bisnis Bank Jatim Rizyana Mirda.

Berbeda dengan alat transaksi elektronik lainnya yang milik korporasi, OsingPay merupakan alat transaksi elektronik yang diusung oleh daerah. Nama OsingPay diambil dari kata Osing yang dikenal sebagai suku asli Banyuwangi. 

Bupati Anas menjelaskan, pada peluncuran Osingpay ini bukan nilai transaksinya yang di kejar, namun inilah langkah kecil Banyuwangi dalam menatap masa depan di tengah perkembangan teknologi dunia yang begitu pesat.

“Selain itu, value yang dimiliki OsingPay akan menjadi investasi dari warga Banyuwangi sendiri,” imbuhnya.

“Saya berharap, ini dapat mendorong inklusi keuangan di Banyuwangi, juga mendidik warga untuk melek keuangan,” tutur Bupati Anas.

Ke depan, OsingPay ini akan diaplikasikan di pedagang pasar tradisional Banyuwangi. Pengunjung pasar diharapkan akan terbiasa menggunakan pembayaran non tunai. 

Menurut Bupati Anas, ini sebagai upaya pemkab untuk menciptakan cashless society. Sehingga ibu-ibu akan terbiasa menggunakan dompet digital ini.

OsingPay menggandeng PT Veritra Sentosa Internasional (PayTren) dan Bank jatim untuk pengelolaan jasa keuangan tersebut.

“Kerja sama ini juga merupakan wujud dukungan kepada sistem pembayaran berbasis teknologi yang digerakkan oleh anak bangsa,” ungkapnya.

Bupati Anas menambahkan, PayTren sebagai perusahaan fintech yang benar-benar digerakkan anak bangsa.

“Bukan soal apa, ini hanya dukungan kecil dari Banyuwangi yang diharapkan bisa memudahkan masyarakat sekaligus mendukung kemandirian sistem pembayaran nasional,” pungkas Bupati Anas.

Komisaris Utama PayTren Ustaz Yusuf Mansur menambahkan, pihaknya memberikan apresiasi pada Banyuwangi yang telah menginisiasi kerjasama pembayaran elektronik berbasis lokal.

“Saya berharap langkah yang dilakukan oleh Banyuwangi ini bisa ditiru oleh daerah-daerah lainnya. Ini akan menggerakkan perekonomian lokal karena perputaran uang dan keuntungannya kembali lagi untuk daerah,” papar Yusuf Mansur.

Sehingga dianggap sangat baik untuk di duplikasi oleh daerah-daerah lainnya di Indonesia.

OsingPay bisa dimanfaatkan untuk pembayaran dan pembelian di berbagai merchant lokal seperti pusat oleh-oleh maupun berbagai layanan yang ada di aplikasi Osingpay. Misalnya untuk pembayaran pajak daerah, zakat ASN ke Badan Amil Zakat, PDAM, Listrik dan lain sebagainya. Aplikasi Osingpay sendiri bisa di unduh di play store.

 

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS