Dugaan Pungutan di Gandrung Sewu, Bupati Anas : Itu Manifestasi Partisipasi Publik

Pemerintahan
Typography

radiovisfm.com, Banyuwangi - Festival Gandrung Sewu terbukti memanifestasi partisipasi public yang luar biasa, untuk ikut terlibat meningkatkan kwalitas event yang di gelar Pemkab Banyuwangi disetiap tahun tersebut.

Tercatat ada 1.300 seniman muda yang 60 persen diantaranya adalah penari baru, terlibat dalam perhelatan Gandrung Sewu yang di gelar di Pantai Marina Boom, Sabtu (12/10/2019).

Dan jika di akumulasi, seluruhnya bisa menelan anggaran dana mencapai Rp 5 Miliar. Sementara Pemerintah Daerah hanya menyiapkan ratusan juta rupiah.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, untuk mengatasi permasalahan anggaran itulah, masyarakat ikut terlibat dan berpatisipasi agar kwalitas perhelatan Gandrung Sewu semakin meningkat.

“Contohnya, para orang tua menginginkan anak anaknya yang ikut menari di Festival Gandrung Sewu untuk lebih nyaman. Yang biasanya mereka dari Kecamatan naik truck untuk menuju ke lokasi acara, kini orang tuanya menyewa mobil dengan saling iuran,” ujar Bupati Anas.

Selain itu, yang sebelumnya anak anak mereka menginap di sekolah sekolah menjelang pelaksanaan. Para orang tuanya pun merasa kasihan sehingga menginapkan di hotel dengan menggunakan anggaran dana sendiri.

“Inilah yang terkadang di sorot orang dan di duga adanya pungutan dalam pelaksanaan Festival Gandrung Sewu,” ujarnya.

Meski demikian, Bupati Anas mengapresiasi kegiatan ini dan dinilainya sebagai konsolidasi budaya dikalangan anak anak ditengah gempuran moderenisasi. Ketika saat ini anak anak lain selalu berpikiran main gadget, namun mereka tetap berlatih dilapangan dengan menyiapkan waktu untuk berinteraksi dengan teman temannya sehingga filosofinya dapat.

“Bagi Banyuwangi, selain sebagai peristiwa budaya, Festival Gandrung Sewu ini juga merupakan gathering investasi,” kata Bupati Anas.

“Banyak pelaku ekonomi dan investor dari berbagai daerah datang ke Banyuwangi untuk menyaksikan event ini. Artinya, makna Gandrung Sewu ini sudah meluas. Selain sebagai konsolidasi kebudayaan, juga jadi bagian penting untuk meluaskan nilai nilai kesenian untuk gathering dan investasi,” papar Bupati Anas.

Ditahun 2019 ini, Festival Gandrung Sewu mengambil tema ”Panji-Panji Sunangkoro” yang dibalut dalam sendratari berkisah perjuangan heroik rakyat Blambangan melawan kolonialisme Belanda. Dan sebanyak 1.300 penari dan seniman muda terlibat langsung dalam perhelatan tersebut, yang sebelumnya mereka diseleksi melalui masing masing kecamatan.

 

 

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS