Pendakian Dibuka Perdana, Puluhan Wisatawan Serbu Kawah Ijen

Pemerintahan
Typography

radiovisfm.com, Banyuwangi - Puluhan wisatawan mengunjungi TWA Kawah Ijen di hari pertama dibukanya kembali jalur pendakian pada Kamis, 7 November 2019.

Sesuai surat edaran Balai Besar KSDA Jawa Timur bernomor SE.1397/K2/BIDTEK.1/KSA/11/2019 tentang Pembukaan Kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen. Puluhan wisatawan baik domestik maupun mancanegara mulai mendatangi destinasi Kawah Berwarna biru tosca ini. 

Meski destinasi TWA Kawah Ijen baru perdana dibuka sekitar pukul 01.00 WIB dini hari, namun puluhan kendaraan mobil wisatawan sudah tampak terparkir di kawasan rest area Paltuding Ijen.

Total sebanyak 96 wisatawan baik domestik maupun mancanegara naik ke puncak Ijen. 

Kepala Resort TWA Kawah Ijen, Sigit Haribowo mengatakan, dari 96 orang tersebut, sesuai dengan rekapitulasi tiket yang terjual 50 diantaranya adalah wisatawan domestik dan 46 lainnya mancanegara.

Pembukaan ini sesuai dengan instruksi dari Balai Besar KSDA Jawa Timur, terkait dibukanya kembali pendakian ke destinasi Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen,” ungkap Sigit.

Pasca kebakaran kami melaporkan bahwa kondisi pendakian ke Kawah Ijen dinilai sudah aman,” imbuhnya.

Sebagian besar wisatawan sudah mengetahui kabar mengapa destinasi TWA Kawah Ijen sempat ditutup selama 18 hari sejak 20 Oktober, akibat kebakaran hutan di Pegunungan Ijen.

Meski demikian, Sigit meminta kepada para pengunjung untuk mematuhi berbagai peraturan yang harus di taati.

Tidak boleh melakukan sesuatu yang bisa menimbulkan api. Juga dilarang mendekati dasar kawah pada radius 1 KM,” kata Sigit.

Juga menghimbau agar para pengunjung membawa masker kain, dikhawatirkan di sepanjang jalur pendakian banyak terdapat debu sisa kebakaran,” paparnya.

Salah satu wisatawan Mancanegara asal Republik Ceko, Lukas Drobny mengatakan, dirinya mendengar kabar jika TWA Kawah Ijen dibuka saat berada di Gunung Bromo.

Lukas sudah lama ingin berkunjung ke Kawah Ijen saat dia telah sampai di Bali pekan lalu.

Saya tahu Kawah Ijen dari seorang teman di Bali yang bercerita tentang adanya pemandangan blue fire dan belerang,” ungkap Lukas.

Dia juga mengaku, setelah mendengar kabar pemerintah telah kembali membuka Kawah Ijen, dirinya langsung datang ke sini karena penasaran dengan keindahan blue fire.

Ketertarikan Lukas untuk datang ke Ijen karena dia juga pernah berkunjung ke destinasi serupa di pegunungan yang terdapat kandungan belerang dan blue fire yakni di Islandia. Sementara di dunia memang hanya terdapat dua destinasi alam blue fire, yakni di Indonesia dan Islandia.

Jika dibandingkan dengan di Islandia, kawah ijen jauh lebih cantik,” tutur Lukas.

Sementara itu, pasangan wisatawan mancanegara asal Ukraina, Kirill potyomkin dan Miroslava Ponomarenko baru tahu bila di Ijen sempat mengalami kebakaran hutan dan baru dibuka perdana.

Seharusnya kami sudah datang dari Bali ke Ijen kemarin, tapi karena ada masalah di perjalanan, baru bisa sampai hari Kamis (7/11/2019). Saya sangat beruntung,” ungkap Kirill.

Kirill Potyomkin dan pasangannya baru pertama ke Ijen. Dia mengaku tertarik datang setelah melihat foto-foto blue fire dari sosial media.

Sementara itu, kondisi di sepanjang jalur pendakian mulai dari Paltuding hingga Kawah Ijen sudah terpantau aman dilalui. Meski aroma abu sisa kebakaran hutan, masih tercium.

BKSDA sebagai pengelola TWA Ijen juga sudah menyingkirkan pohon pohon tumbang yang sempat menutupi jalur pendakian.

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS