Pembangunan Banyuwangi Theme Park Dimulai, Ada Kolam Renang Terbesar di Indonesia

Pemerintahan
Typography

radiovisfm.com, Banyuwangi - Telah dilakukan Ground Breaking Banyuwangi Theme Park di bawah naungan Jawa Timur Park Group, dan pembangunannya siap di mulai pada minggu ini.

Peletakan batu pertama ini dilakukan langsung oleh Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia bersama Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Jum’at (03/01/2020).

Hadir pula Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Jawa Timur, Aris Mukiyono beserta Direktur Insani Bangun Persada, Enggartiasto Lukita, selaku investor yang berinvestasi dalam pembangunan Banyuwangi Theme Park tersebut. Juga Direktur Jatimpark, Rio Imam Sendjojo.

Lokasi pembangunnya berada di kawasan jalan Raya Jember Desa Dadapan Kecamatan Kabat Banyuwangi, tepatnya di sisi selatan el Royal Hotel di atas lahan seluas 8,9 hektar beserta seluruh fasilitas pendukungnya. Dengan rincian, luasan pembangunan Theme Park 3,29 hektar, Landbank 2,87 meter2 dan area parkir seluas 2,31 hektar.

Beragam wahana akan dibangun mulai dari Science Center, Education Corner dengan tema Banyuwangi Dahsyat juga edukasi pelestarian penyu, wahana Ijen lengkap dengan panorama blue fire serta wahana Sukomade juga kolam renang bergelombang terbesar di Indonesia.

Disini juga akan dibangun Mini Farm dan Petting Zoo, Indoor Kids Playground, Cute Themed café with Unique and Instagrammable snack, Indoor Theatre dan Haunted House atau rumah hantu.

Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia mengatakan, apa yang di gagas oleh Jatim Park untuk membuat Banyuwangi Theme Park ini dinilainya sebagai sebuah langkah tepat untuk menjadikan Banyuwangi sebagai kota tujuan wisata yang kooperensif.

“Karena salah satu indicator untuk menarik orang datang berwisata ke satu tempat jika berbagai fasilitasnya terpenuhi,” ungkap Bahlil.

“Saat ini Banyuwangi terkenal dengan wisata alamnya, sedangkan wisata modernnya belum di garap secara baik,” imbuhnya.

Untuk itulah menurut Bahlil, dengan adanya Banyuwangi Theme Park ini akan semakin mendorong pertumbuhan ekonomi daerah setempat seiring dengan adanya multi player effect. Dimana, UMKM nya semakin tumbuh serta wisatawannya banyak berdatangan yang dipastikan jumlah hotel berbintang nantinya juga akan bertambah. Selain itu, PAD Banyuwangi juga akan meningkat.

“Dengan banyaknya wisatawan yang datang maka secara otomatis devisa untuk negara semakin besar,” kata Bahlil.

“Disaat bersamaan, saat ini ekspor Indonesia sedang lemah karena ekonomi global tidak cukup menggembirakan maka berbagai potensi sumber pendapatan negara yang bisa cepat mendatangkan devisa adalah wisata,” paparnya.

Untuk itulah ke depan, di harapkan tujuan utama wisatawan tidak lagi hanya Bali namun juga Banyuwangi dan beberapa kota lainnya.

Sementara itu, Enggartiasto Lukito mengaku pembangunan Banyuwangi Theme Park ini segera dilaksanakan pada Minggu ini namun dengan beberapa syarat.

“Perijinan di permudah serta tidak diganggu dengan adanya banyaknya laporan ke pihak kepolisian yang akan menganggu jalannya proses investasi,” ujar Mantan Menteri Perdagangan tersebut.

“Kami targetkan proses pembangunan selesai pada akhir tahun 2020. Tapi dari pihak Pemkab Banyuwangi sendiri meminta bisa selesai pada Mei 2020,” kata Enggar.

Enggar menjelaskan, untuk tahap awal pembangunan ini pihaknya mengucurkan investasi senilai Rp 150 Miliar dan angka tersebut akan terus berkembang seiring dengan pertumbuhannya ke depan.

“Keberanian kami untuk segera melakukan investasi ini karena kami percaya terhadap Bupati Anas yang menjanjikan untuk tidak memperlambat segala proses perijinan agar lebih cepat,” tutur Enggar.

Bahkan berulang kali Presiden Jokowi menekankan agar setiap investasi untuk di kawal sendiri, khususnya diperintahkan kepada Kepala BKPM yang diminta untuk mengawal langsung.

“Saya merasakan sendiri, adanya saling keterkaitan perijinan satu sama lain dan saling membelenggu, yang menyebabkan prosesnya cukup lama,” imbuh Enggar.

Bupati Abdullah Azwar Anas menambahkan, keberadaan Banyuwangi Theme Park ini dinilai melengkapi berbagai event yang di gelar di Banyuwangi Festival dan untuk di tahun 2020 ini ada 123 event.

“Kekuatan Jatim Park ini juga akan bersenyawa dengan tema tema local yang di usung Banyuwangi Festival,” kata Bupati Anas.

“Kami juga meminta agar di area Banyuwangi Theme Park di lengkapi dengan Mal Pelayanan Publik untuk mempermudah masyarakat di dalam mengurus berbagai surat surat administrasi sambil menikmati berbagai wahana yang ada,” paparnya.

Bupati Anas juga menilai, keberadaan Banyuwangi Theme Park ini menyempurnakan berbagai destinasi wisata dan seni budaya yang ada di Banyuwangi karena selama 9 tahun terakhir pemerintah daerah menjual wisata alam.

“Baru diitahun ke 10 saat ini, kami mengijinkan adanya pembangunan Banyuwangi Theme Park sebagai wahana wisata modern,” pungkas Bupati Anas.

 

 

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS