Sebanyak 265 Pelamar Lulus Tes CPNS di Banyuwangi

Kepala BKD Banyuwangi Nafiul Huda memberikan keterangan pers.

Pemerintahan
Typography

radiovisfm.com, Banyuwangi - Dari 3.178 pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Banyuwangi yang lolos administrasi, sebanyak 265 diantaranya dinyatakan lulus Passing Grade setelah mengikuti tes selama 12 hari.

Tes CPNS ini di gelar secara bertahap sejak tanggal 1 November hingga 12 November 2018 di Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banyuwangi.

Sementara, ke 265 pelamar yang dinyatakan lulus tes CPNS tersebut terdiri dari tenaga guru K2 sebanyak 54 orang, Tenaga Guru umum 39 orang, Tenaga Kesehatan umum 47 orang dan tehnis lainnya 125 orang. Sementara kebutuhan PNS di Banyuwangi sendiri sejumlah 600 orang.

Kepala BKD Banyuwangi, Nafiul Huda mengatakan, tercatat hanya 8,34 persen CPNS yang lulus tes dari kebutuhan yang ada, sehingga masih banyak formasi yang kosong.

“Contohnya, untuk formasi Tenaga Guru K2 yang kebutuhannya 176 orang, hanya terpenuhi 54 orang dan tenaga Guru umum 171 terpenuhi 39 orang,” ujar Huda.

“Sedangkan formasi kebutuhan Tenaga Kesehatan K2 hanya 1 orang, dalam tes CPNS kali ini tidak terpenuhi. Sementara kebutuhan Tenaga Kesehatan umum 188, hanya terpenuhi 47 orang,” imbuhnya.

Huda mengaku, dari kebutuhan tehnis lainnya yang sebanyak 64, justru terpenuhi 125 orang. Sehingga, mereka harus kembali mengikuti tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) sesuai dengan bidang yang diikuti.

“Terkait dengan masih banyaknya kekurangan formasi itu, Pemkab Banyuwangi telah mengusulkan 2 opsi kepada Presiden Jokowi,” kata Huda.

Pertama adalah dirangking dari total nilai Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

“Sehingga bagi para pelamar yang nilainya cukup tinggi tapi tidak lulus, maka direkomendasikan untuk bisa masuk CPNS,” ungkap Huda.

Opsi kedua, penurunan Passing Grade seperti yang sudah ditetapkan Permenpan RB nomor 37 tahun 2018 tentang nilai ambang batas seleksi kompetisi dasar CPNS tahun 2018.

Adapun yang di maksud nilai ambang batas Seleksi Kompetisi Dasar (SKD) adalah nilai minimal yang harus dipenuhi oleh setiap peserta seleksi CPNS.

“Dengan adanya 2 opsi ini bisa dilakukan penunjukan Passing Grade melalui Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) sehingga terpenuhi kekurangan formasi PNS di Banyuwangi,” pungkas Huda.

Sebelumnya, tercatat ada 5.122 pendaftar CPNS di Banyuwangi. Dan yang di nyatakan lolos seleksi administrasi sebanyak 3.178 orang, untuk selanjutnya mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Pihak Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Banyuwangi menyiapkan 66 perangkat komputer lengkap jaringan internet untuk digunakan SKD dan SKB para pelamar CPNS. Sebanyak 6 komputer di antaranya merupakan unit cadangan.

Sementara, skor nilai mereka bisa langsung terpantau di layar monitor yang terpasang di beberapa titik. Ini merupakan system Computer Assisted Test (CAT) yang diterapkan oleh Pemkab Banyuwangi dalam tes CPNS secara online sejak 5 tahun lalu, yang tersambung dengan jaringan internet, menggantikan system Lembar Jawaban Komputer (LJK).

 

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS
Sign up via our free email subscription service to receive notifications when new information is available.