Untuk Lebih Dikenal Masyarakat, BPJS Ketenagakerjaan Pakai BP Jamsostek

Sosial
Typography

radiovisfm.com, Banyuwangi - Untuk membedakan fungsi serta pemahaman masyarakat, kini BPJS Ketenagakerjaan menggunakan nama BP Jamsostek. Hal ini juga sebagai upaya untuk mengembalikan brand Jamsostek yang lebih dikenal masyarakat, sebelum akhirnya berganti nama menjadi BPJS Ketenagakerjaan.

Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Banyuwangi, Budi  Jatmiko mengatakan, di Indonesia ada 5 jaminan social terhadap warga negaranya. Yakni jaminan kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, jaminan kematian dan jaminan pensiun.

“Dari 5 jaminan tersebut di laksanakan oleh 2 penyelenggara yaitu BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan,” ungkap Budi.

Diakui Budi, untuk BPJS Kesehatan hanya menyelenggarakan 1 program jaminan kesehatan. Sementara 4 program lainnya di selenggarakan oleh BPJS Ketenagakerjaan. Dan ketika mensosialisasikan kepada masyarakat, mereka hanya mengetahui BPJS Kesehatan dan belum memahami jika BPJS itu ada 2.

“Untuk membedakan dengan BPJS Kesehatan, maka BPJS Ketenagakerjaan kini menggunakan nama BP Jamsostek sekaligus untuk mengembalikan brand yang sudah ada,” kata Budi.

Pasalnya, sebelumnya nama Jamsostek sangat populer dan masyarakat lebih mengenal Jamsostek di banding BPJS Ketenagakerjaan.

 Meski demikian, Budi mengapresiasi keikutsertaan peserta BP Jamsostek mandiri di luar sector formal hingga akhir Oktober 2019 mencapai 12 ribu orang yang meliputi kantor cabang Banyuwangi dan Situbondo.

“Kepesertaan sector mandiri adalah mereka yang tidak bekerja untuk majikan, tapi bekerja sendiri yang sifatnya tidak terikat,” tutur Budi.

Sementara itu, hingga akhir Oktober 2019 total tenaga kerja di Banyuwangi yang menjadi peserta BP Jamsostek atau kepesertaan aktif sebanyak 86.421 orang, sedangkan di wilayah Situbondo baru mencapai 39.802 orang.

Dan ditahun 2019 ini ditargetkan ada 105.702 peserta. Namun rupanya meski tahun 2019 masih tersisa 2 bulan kedepan, total capaian jumlah kepesertaan sudah melampaui target yakni sebanyak 126.223 peserta.

Selain itu, penambahan kepesertaan BP Jamsostek di kantor cabang Banyuwangi sampai periode Oktober 2019 mencapai 77.678 peserta, sedangkan di Situbondo hanya sebanyak 13.196 peserta. Ditargetkan, di tahun 2019 ini total penambahan tenaga kerja sebanyak 97.164 peserta dan baru tercapai 90.874 peserta.

 

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS