Wabup Yusuf : Gerakan Filantropi Bisa Bersinergi Dengan Pemkab Turunkan Kemiskinan

Wabup Yusuf di acara Sambung Hati Lembaga Amil Zakat Infaq Shodaqah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Banyuwangi di Hotel Santika, Selasa (16/10).

Sosial
Typography

radiovisfm.com, Banyuwangi - Pemkab Banyuwangi mendorong berbagai gerakan Filantropi untuk bersinergi dengan pemerintah dalam menurunkan angka kemiskinan.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Banyuwangi, Yusuf Widiatmoko saat memberikan sambutan dalam acara Sambung Hati Lembaga Amil Zakat Infaq Shodaqah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Banyuwangi di Hotel Santika, Selasa (16/10).

“Tingkat kemiskinan di Banyuwangi terus menurun. Pada 2010 mencapai angka 20 persen. Saat ini, telah turun drastis hingga 9 persen,” papar Wabup Yusuf.

Meski demikian, angka kemiskinan tersebut harus tetap ditekan hingga seminimal mungkin. Oleh karena itulah, Wabup Yusuf meminta semuanya perlu bergandengan tangan untuk menuntaskan kemiskinan di Banyuwangi ini.

“Pemerintah daerah membutuhkan kerjasama semua elemen masyarakat untuk menjalankan program pengentasan kemiskinan. Seperti halnya rantang kasih, bedah rumah dan lain sebagainya,” kata Wabup Yusuf.

Dia meminta, jika ada warga miskin yang sangat membutuhkan, segera laporkan kepada Pemda untuk segera ditangani.

“Saya mengapresiasi kinerja Lazisnu Cabang Banyuwangi,” tutur Wabup Yusuf.

“Sebagai lembaga filantropi berbasis Nahdliyin, ikut serta meringankan kerja Pemda Banyuwangi dalam mengentaskan kemiskinan,” ungkapnya.

Dalam hal ini, atas nama Pemda Banyuwangi, Wabup Yusuf berterima kasih yang sebesar-besarnya atas peran Lazisnu selama ini dalam berkontribusi membantu warga miskin.

Acara Sambung Hati Lazisnu itu sendiri, merupakan ajang pertemuan dengan para member kemanusiaan binaan Lazisnu. Hadir dalam acara tersebut, para pengusaha Banyuwangi. 

Ketua Lazisnu Banyuwangi Irfan Afandi menjelaskan, kegiatan tersebut untuk memperkenalkan program-program filantropis Lazisnu Banyuwangi kepada para pengusaha.

“Kami berupaya untuk mengajak para dermawan untuk terlibat dalam membantu warga yang membutuhkan,” ujar Irfan.

Program tersebut antara lain AYABILA (Anak Yatim Binaan Lazisnu), DHABILA (Dhuafa Binaan Lazisnu), dan UKBILA (Usaha Kecil Binaan Lazisnu).

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS
Sign up via our free email subscription service to receive notifications when new information is available.