Dugaan Pencemaran Nama Baik, Raja Sengon Diperiksa Polisi

Hukum
Typography

radiovisfm.com, Banyuwangi - Wahyu Widodo alias Raja Sengon Banyuwangi di periksa kepolisian, terkait dugaan pencemaran nama baik melalui media social.

Sebelumnya, Raja Sengon pria Tajir Melintir tersebut viral setelah mengaku sebagai orang paling kaya yang memiliki 7 kontainer uang dan penakluk wanita.

Kini, pria yang bertempat tinggal di Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar tersebut dipanggil penyidik Polres Banyuwangi. Pemanggilan Raja Sengon ini dilakukan setelah adanya pengaduan Bella warga Kecamatan Tegaldlimo atas dugaan pencemaran nama baik melalui media sosial. 

Raja Sengon sempat diperiksa selama 2 jam lebih oleh penyidikan tindak pidana tertentu (tipidter) Satuan reserse kriminal (Satreskrim) Polres Banyuwangi.

Kasat Reskrim Polres Banyuwangi, AKP Panji Prathista Wijaya membenarkan pemeriksaan Raja Sengon alias Wahyu Widodo.

Pemeriksaan dilakukan setelah ada pelaporan yang dilakukan seorang wanita atasnama Bella, warga Kecamatan Tegaldlimo pada 17 Januari lalu,” ujar Kasat Reskrim.

“Raja Sengon diduga telah mencemarkan nama baik Bella, dengan menuding Bella sebagai pelaku dan muncikari online di Banyuwangi,” imbuhnya.

Tidak hanya itu, Raja Sengon memposting foto Bella di Facebook dengan dengan kalimat tersebut. 

Setelah pelaporan itu, kami juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa orang saksi,” tutur AKP Panji.

Saat pemeriksaan itu , Raja Sengon alias Wahyu Widodo menggunakan kaos oblong warna putih dan mengenakan celana warna abu-abu.

Dia nampak kaget setelah banyak wartawan menunggu pemeriksaan tersebut. Dan hanya mengatakan tidak ada apa sambil meninggalkan sejumlah wartawan yang mencoba untuk mengkonfirmasinya.

Dihubungi melalui ponselnya, Penasehat hukum Wahyu Widodo, Mawardi enggan berkomentar banyak terkait dengan pengaduan tersebut.

Klien saya dipanggil penyidik kapasitas sebagai saksi teradu. Sehingga menghadiri undangan penyidik dan semua pertanyaan dijawab dengan baik,” papar Mawardi.

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS
Sign up via our free email subscription service to receive notifications when new information is available.