Jelang Pemilu, Polres Petakan Daerah Potensi Kerawanan

Hukum
Typography

radiovisfm.com, Banyuwangi - Menjelang pelaksanaan Pemilihan umum (Pemilu), Polres Banyuwangi menyiagakan aparat kepolisian di gudang Kantor KPU hingga melakukan pemetaan daerah potensi kerawanan.

Untuk pengamanan di gudang KPU Banyuwangi, di siagakan 6 orang personel kepolisian dalam setiap harinya yang berjaga selama 24 jam.

Kapolres Banyuwangi, AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi mengatakan, pengamanan ini sesuai dengan protap dari Operasi Mantap Brata yang di gelar kepolisian bahwa disejumlah lokasi yang dinilai rawan terjadi kecurangan Pemilu harus di jaga ketat.

“Baik sebelum, di saat maupun setelah proses pelaksanaan Pemilu,” ujar Kapolres.

Dia mengaku, saat ini kepolisian masih dalam proses pemetaan beberapa daerah di Banyuwangi yang dinilai berpotensi terjadi kerawanan baik kecurangan maupun rawan kerusuhan dari hasil Pemilu.

“Ada 3 kategori daerah yang masuk dalam daerah rawan yakni rawan biasa, kurang rawan hingga sangat rawan,” tutur Kapolres.

“Definisi daerah rawan juga meliputi jarak tempuh lokasi pengiriman kertas dan kotak suara yang cukup jauh,” imbuhnya.

Apalagi dalam kondisi cuaca yang masih ekstrim seperti saat ini, dinilai rawan terjadi bencana alam yang menyebabkan keterlambatan pasokan peralatan pemilihan suara. Menyusul, luasan jangkauan di Banyuwangi mencapai 25 Kecamatan.

Bahkan, daerah yang terjauh adalah di Dusun Sukomade Desa Sarongan Kecamatan Pesanggaran yang ada di wilayah Banyuwangi selatan. Untuk mencapai ke daerah tersebut, harus menyeberang aliran sungai yang mengarah ke laut.

“Pada Pemilihan Presiden 2019 ini, jumlah TPS di Banyuwangi mencapai 516 buah lebih banyak dua kali lipat dari saat Pilkada sebelumnya,” papar Kapolres.

“Hingga kini penyaluran kertas dan kotak suara ke Banyuwangi masih terus berlangsung hingga menjelang pelaksanaan Pilpres,” ungkapnya.

Lebih lanjut Kapolres mengatakan, kepolisian menjunjung tinggi netralitas dalam Pemilihan Presiden maupun Pemilihan Legislatif yang akan berlangsung ke depan agar berjalan aman dan lancar.

“Jika ditemukan adanya anggota kepolisian yang tidak netral maka akan di kenakan sangsi sesuai aturan yang berlaku hingga sangsi terberat,” pungkas Kapolres.

 

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS
Sign up via our free email subscription service to receive notifications when new information is available.