Bongkar Jaringan Togel, Polisi di Banyuwangi Bekuk Bandarnya

Hukum
Typography

radiovisfm.com, Banyuwangi - Kepolisian Polsekta Banyuwangi berhasil membongkar jaringan perjudian Togel beromset Rp 250 juta perbulan, dengan menangkap seorang bandar besar beserta operatornya.

Awalnya, aparat kepolisian menangkap Atmono (63) di rumahnya di kawasan Lingkungan Sritanjung RT 02 RW 03 Kelurahan Temenggungan Kecamatan Banyuwangi kota. Pasalnya, dari informasi yang di terima kepolisian, tersangka disebut sebut sebagai penjual nomor togel kepada berbagai kalangan.

Dari penangkapan ini, kepolisian mengamankan barang bukti 1 unit ponsel dan uang tunai Rp 500.000.

Selanjutnya, kepolisian kembali melakukan pengembangan penyidikan hingga berhasil menangkap seorang penjual togel lainnya, Rafiudin (58). Dia di tangkap di rumahnya di kawasan Jalan Ikan Lumba Lumba RT 02 RW 03 Kelurahan Karangrejo Kecamatan Banyuwangi kota, dengan diamankan barang bukti 1 unit ponsel, uang tunai Rp 546.000 dan 1 unit kalkulator, 1 bolpoint, 1 buku rekap dan 1 buku tafsir mimpi.

Kapolsekta Banyuwangi, AKP Ali Masduki mengatakan, dari penangkapan kedua tersangka ini, kepolisian berhasil membongkar jaringan mereka hingga melakukan penangkapan terhadap Ibi Arum Wariansa (35) di rumahnya di Perumahan Kebalenan Indah Blok E17 Kelurahan Kebalenan Kecamatan Banyuwangi kota.

“Tersangka merupakan operator perjudian togel dari seorang bandarnya yang di sebut sebut bernama Moch. Nur Wahid,” ujar Kapolsek.

Di TKP, kepolisian mengamankan barang bukti 1 unit ponsel, uang tunai Rp 360.000, buku rekening BCA, 1 unit laptop asus merah beserta 1 chagernya juga modem hitam dan sim Card.

“Penangkapan ini pun mengarah pada bandarnya, Moch Nur Wahid,” imbuhnya.

Laki laki berusia 43 tahun warga Jalan Ikan Sepat nomor 2 RT 03 RW 03 Kelurahan Karangrejo tersebut di tangkap kepolisian di pinggir jalan Ikan Cakalang Kelurahan Kepatihan Kecamatan Banyuwangi, dengan di amankan uang tunai Rp 500.000, 3 unit ponsel, 1 ATM rekening BCA.

Sementara dari pengakuan tersangka Moch Nur Wahid, penjualan nomor togel ini sudah di lakukannya sejak 3 tahun lalu dengan omset mencapai Rp 250.000.000 perbulan.

“Dari identifikasi kepolisian, group dari bandar ini mencapai 8 orang pengepul dan beberapa kru lainnya,” pungkas Kapolsek.

Guna pengembangan penyidikan lebih lanjut, para tersangka beserta barang buktinya di amankan di Mapolsekta Banyuwangi.

Dan atas semua perbuatannya, mereka di jerat pasal 303 KHUP tentang perjudian dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

 

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS
Sign up via our free email subscription service to receive notifications when new information is available.