Didampingi TP4D, Kades di Banyuwangi Bisa Laporkan Balik Oknum Yang Tuding Dugaan Korupsi

Hukum
Typography

radiovisfm.com, Banyuwangi - Dengan pendampingan dari Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri Banyuwangi, setiap kepala desa bisa melaporkan balik oknum masyarakat yang menuding adanya dugaan korupsi, jika itu nantinya tidak terbukti.

Pasalnya, selama ini masyarakat desa dinilai seenaknya sendiri dan juga menjadi bahan kriminalisasi dari oknum oknum yang tidak bertanggung jawab.

Oleh sebab itu menurut Kasi Intel Kejaksaan Negeri Banyuwangi, Bagus Adi Saputro, ke depan semuanya akan blak blakan tentang pembangunan dan tentang dana yang di gunakan serta laporan pertanggung jawabannya seperti apa.

“Di TP4D ini nantinya jika ada gugatan maka akan ditangani oleh Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) sesuai kolaborasi yang ada,” ujar Bagus yang juga merupakan Ketua TP4D Kejaksaan Negeri Banyuwangi tersebut.

Dia menjelaskan, Namun jika laporan dugaan korupsi penyelewengan penggunaan Dana Desa (DD) maupun Anggaran Dana Desa (ADD) tidak terbukti, maka kepala desa yang bersangkutan bisa menggugat dan melaporkan balik atas pencemaran nama baik sebagai kasus pidana.

“Ini merupakan pola baru untuk melindungi para kepala desa yang selama ini sebagai sasaran laporan berbagai oknum atas tudingan dugaan korupsi,” tutur Bagus.

Oleh sebab itu, ke depan setiap pembangunan dan berbagai kegiatan yang dilakukan desa akan terekspos oleh media yang mempunyai badan hukum resmi, sebagai pertanggung jawaban ke masyarakat.

Lebih lanjut Bagus mengatakan, soal adanya intervensi pemerintah daerah terhadap penggunaan DD maupun ADD untuk keperluan tertentu, itu tidak diperbolehkan dan dianggap menyalahi aturan.

“Karena sebelumnya sudah di anggarkan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), yang selanjutnya ditetapkan dalam APB des,” kata Bagus.

“Apabila pemerintah daerah mengintervensi terkait penggunaan APBD, maka itu sah sah saja dan tidak ada masalah,” pungkasnya.

 

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS