Bongkar Jaringan Prostitusi Online, Polisi Tangkap Madam

Hukum
Typography

radiovisfm.com, Banyuwangi - Kepolisian berhasil membongkar jaringan prostitusi Online di Banyuwangi dengan menangkap satu orang pelakunya.

Dia adalah Ismail (31) warga Dusun Pekarangan RT 01 RW 01 Desa Kelir Kecamatan Kalipuro Banyuwangi.

Laki laki kemayu yang biasa di sapa Madam tersebut, di tangkap aparat Satreskrim Polres Banyuwangi di salah satu penginapan di wilayah Kecamatan Kalipuro.

Kasat Reskrim Polres Banyuwangi AKP Panji Pratista Wijaya mengatakan, awalnya unit Pidek mendapatkan informasi bahwa di salah satu penginapan di wilayah Kecamatan Kalipuro tersebut terdapat transaksi prostitusi online.

“Lalu, aparat kepolisian lakukan pengembangan penyelidikan, hingga berhasil menangkap sepasang laki laki dan perempuan yang bukan suami istri,” ungkap Kasat Reskrim.

“Setelah di lakukan intrograsi, mereka mengaku dikenalkan oleh mucikarinya yaitu Ismail alias Madam,” imbuhnya.

Kepolisian pun kembali melakukan pengembangan penyidikan dan berhasil menangkap Madam untuk di proses secara hukum.

Dari penangkapan tersangka ini, kepolisian juga berhasil mengamankan barang bukti 1 unit ponsel berisikan data transaksi, 1 buah Iphone, uang tunai sebesar Rp 2.500.000 hasil dari transaksi juga 1 buah kondom dan beberapa potong pakaian.

“Dari pengakuan tersangka, dirinya mendapatkan keuntungan dari hasil transaksi prostitusi secara online tersebut dengan besaran tergantung dari jumlah pembayaran yang disepakati oleh pembeli,” ujar AKP Panji.

Sementara, tersangka menyiapkan dan menawarkan jasa perempuannya untuk di perjual belikan melalui ponsel.

“Untuk dua pasangan bukan suami istri itu, hanya sebatas saksi saja,” pungkas Kasat Reskrim.

Sebelumnya, kepolisian sudah mencium sejak lama aksi yang di lakukan oleh tersangka tersebut.

Kini, tersangka harus meringkuk di dalam sel tahanan Mapolres Banyuwangi untuk pengembangan penyidikan lebih lanjut.

Dan atas semua perbuatannya, tersangka di jerat pasal 45 jonto pasal 27 UU RI nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI  nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik dan atau pasal 506 KUHP, dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara.

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS