Kepolisian Periksa Kejiwaan Terduga Pencuri Mobil di Asrama TNI

Hukum
Typography

radiovisfm.com, Banyuwangi - Kepolisian memeriksakan kejiwaan pelaku pencurian mobil yang mengacungkan pisau di tengah jalan beberapa waktu lalu, kepada ahli psikiater RSUD Blambangan Banyuwangi. Pasalnya, di duga pelaku mengalami gangguan jiwa karena saat di lakukan pemeriksaan oleh penyidik, jawabannya selalu berubah ubah.

Pelaku adalah Moch Rizal Taufik tinggal di kawasan Jalan Karimun Jawa RT 05 RW 04 Kelurahan Lateng Kecamatan Banyuwangi kota.

Penangkapan laki laki berusia 30 tahun tersebut berlangsung dramatis. Dua aparat kepolisian menangkap paksa pelaku saat mobil Datsun Go hitam bernopol P 1038 V yang dikemudikannya di hentikan di tengah jalan Basuki Rahmat secara melintang, hingga menyebabkan terjadinya antrian panjang kendaraan bermotor dari utara dan selatan.

Bahkan dalam aksinya ini, pelaku mengacungkan pisau kepada aparat kepolisian dan puluhan warga yang berkerumun di lokasi.

Kapolsekta Banyuwangi AKP Ali Masduki mengatakan, kepolisian sudah memeriksa beberapa orang saksi sekaligus mengamankan sejumlah barang bukti. Termasuk, si pemilik mobil Sri Nurhayati juga dimintai keterangannya.

“Dari hasil tes kejiwaan itu baru bisa diketahui hingga 2 hari ke depan, untuk memastikan apakah pelaku benar benar mengalami gangguan jiwa ataukah tidak,” ujar Kapolsek.

Sementara, selama di tahan di Mapolsekta Banyuwangi, sikap pelaku menunjukkan adanya indikasi kurang normal.

“Nantinya dari hasil pemeriksaan tim ahli psikiater RSUD Blambangan Banyuwangi itu sudah turun, maka bisa di pertanggung jawabkan secara hukum untuk melanjutkan proses penyidikan terhadap pelaku,” papar Kapolsek.

Karena menurut Kapolsek, yang berhak memberikan keterangan ahli adalah tim psikiater.

“Sedangkan kepolisian sendiri menilai adanya indikasi pelaku mengalami gangguan jiwa,” pungkas Kapolsek.

Sebelumnya, pada Jum’at (5/7/2019) lalu, pelaku di kabarkan membawa kabur mobil Datsun Go hitam bernopol P 1038 V milik Sri Nurhayati (42) yang bertempat tinggal di asrama kodim di kawasan Jalan Karimun Jawa RT 05 RW 04 Kelurahan Lateng Kecamatan Banyuwangi.

Sementara pelaku dan orang tuanya pernah tinggal di asrama tersebut, namun kini memilih kost tidak jauh dari TKP. Pasalnya, bapak pelaku sudah meninggal dunia sedangkan ibunya bekerja sebagai TKI di Malaysia.

Seperti biasanya, korban memarkirkan kendaraannya di halaman rumahnya. Dan saat itu, korban tidak berada di rumah hanya ada anaknya seorang diri. Sementara pelaku masuk ke dalam rumah korban dan mengobrak abrik isi didalamnya, lalu mengambil kunci kontak mobil dan pisau dapur. Selanjutnya dia membawa kabur mobil korban.

Selang beberapa lama, kepolisian mendapat laporan dari korban mengenai aksi ini. Sejumlah aparat kepolisian Polsekta Banyuwangi yang sedang melakukan patroli mendapat kabar tersebut, dan mereka pun mengejar pelaku hingga berhasil menemukan pelaku di kawasan Jalan Basuki Rahmat saat dia memarkirkan mobil korban di tengah jalan secara melintang.

Disitulah, penangkapan pelaku berlangsung dramatis karena pelaku tidak mau keluar dari dalam mobil. Hingga akhirnya di lakukan upaya paksa penangkapan lalu membawa pelaku ke Mapolsekta Banyuwangi guna menjalani penyidikan lebih lanjut.

Dari penangkapan ini, kepolisian mengamankan 1 unit mobil Datsun Go, 1 kontak mobil, 5 buah pisau, 1 gunting, 1 STNK mobil dan 1 lembar surat keterangan kepemilikan mobil dari pihak bank.

 

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS