Ngaku Wartawan, Warga Licin Curi Ponsel di Toko Emas

Hukum
Typography

radiovisfm.com, Banyuwangi - Kedapatan mencuri ponsel milik warga Desa Kenjo Kecamatan Glagah, seorang laki laki yang mengaku sebagai wartawan gadungan di amankan kepolisian.

Kasus ini terjadi pada 21 Mei 2019 lalu dan baru terungkap pada Selasa, 9 Juli 2019.

Saat itu, Tutut Indayani berangkat dari rumahnya dikawasan Dusun Salakan RT 01 RW 02 Desa Kenjo sekira pukul 09.30 WIB menuju ke Toko Emas Podo Seneng yang ada di area Pasar Banyuwangi Jalan Susuit Tubun Kelurahan Kepatihan Kecamatan Banyuwangi kota.

Disini, perempuan berusia 26 tahun tersebut membeli perhiasan emas dan beberapa menit kemudian dia meninggalkan toko setelah melakukan transaksi pembayaran.

Saat dalam perjalanan pulang tepatnya sesampai simpang lima, korban teringat terhadap ponselnya yang tertinggal ditoko emas Podo Seneng hingga akhirnya dia bergegas kembali ke toko semula. Namun sesampainya di TKP, korban sudah tidak menemukan ponselnya. Bahkan saat di tanyakan kepada pemilik toko maupun penjaganya, juga mengaku tidak mengetahuinya.

Lalu korban pun melaporkan peristiwa ini ke Mapolsekta Banyuwangi guna proses hukum lebih lanjut.

Kapolsekta Banyuwangi AKP Ali Masduki melalui Kanit Reskrim Ipda Nurmansyah mengatakan, setelah mendapat laporan dari korban tersebut, kepolisian bergerak cepat untuk bisa mengungkap kasus ini.

“Setelah di lakukan pengembangan penyidikan selama kurang lebih 2 bulan, aparat kepolisian pun berhasil meringkus pelaku berinisial SH (40) tercatat sebagai warga Dusun Krajan RT 03 RW 03 Desa Licin Kecamatan Licin Banyuwangi,” ujar Ipda Nurmansyah.

Namun kepolisian menangkap pelaku di sebuah rumah kost di kawasan Jalan Ijen Kelurahan Singotrunan Kecamatan Banyuwangi, atau di area patung PKBR.

Ipda Nurmansyah menjelaskan, dari pengakuan pelaku dihadapan petugas, dirinya sengaja mengambil ponsel Oppo F11 Pro milik korban yang tertinggal di atas etalase toko emas Podo Seneng tersebut.

“Lalu di gunakan sendiri dengan mengubah seluruh aplikasi yang ada di dalam ponsel korban,” kata Ipda Nurmansyah.

“Dari pengakuan pelaku pula, saat itu dirinya berniat jalan jalan di area Pasar Banyuwangi dan setelah melihat ada ponsel tergeletak di atas etalase dia langsung mengambilnya tanpa sepengetahuan para penjaga toko,” paparnya.

Sementara itu, selain ponsel milik korban, dari hasil penangkapan ini, kepolisian juga mengamankan 2 buah kartu identitas bertuliskan Pers Tabloid Timur Post dan Pers Online Terasbanyuwangi.com dari tangan pelaku. Rupanya, selama ini pelaku mengaku sebagai wartawan dari media koran dan online.

Atas semua perbuatannya, pelaku di jerat pasal 363 KUHP tentang pencurian, dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara.

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS