Pencurian Sapi di Wongsorejo Kembali Marak

Hukum
Typography

radiovisfm.com, Banyuwangi - Selama 2 hari terjadi 2 kasus pencurian hewan sapi di desa yang berbeda di wilayah Kecamatan Wongsorejo Banyuwangi. Peristiwa ini terjadi pada Minggu dan Senin, 7-8 Juli 2019.

Pertama terjadi di kawasan Desa Alasrejo pada minggu malam, namun pelaku belum berhasil membawa kabur seekor sapi milik warga setempat karena kepergok.

Selanjutnya pada Senin malam kembali terjadi peristiwa yang sama, namun di wilayah Dusun Karangrejo Selatan RT 03 RW 01 Desa Wongsorejo di kandang milik Poniti (49), atau sekitar 12 KM dari jalan raya.

Kapolsek Wongsorejo Banyuwangi Iptu Kusmin mengatakan, di dalam kandang terdapat 4 ekor sapi yaitu jenis Limosin dan Sumintal.

“Tapi yang berhasil di bawa kabur pencuri adalah 3 ekor, yakni 1 ekor sapi jantan Limosin dan 2 ekor sapi betina jenis Limosin dan Sumintal,” ujar Kapolsek.

Kasus ini terbongkar setelah Sunadi (60) warga setempat melapor kepada korban. Bahwa sekira pukul 21.30 WIB, dirinya memergoki 3 orang laki laki yang tidak di kenalnya membawa sapi milik korban sambil mengacungkan clurit. Bersamaan dengan itu, salah satu dari pelaku mengancam Sunadi untuk tidak memberitahukan kepada siapapun jika mereka telah mencuri sapi. Dan jika memberitahukan, mereka mengancam akan membunuh Sunadi.

“Sunadi pun pulang ke rumahnya sambil ketakutan lalu melapor kepada korban jika 3 ekor sapinya telah di curi oleh orang,” tutur Kapolsek.

Selanjutnya korban meminta bantuan para tetangganya untuk membantu mencari ketiga ekor sapinya dengan berdasarkan jejak kaki sapi. Hasilnya, mereka menemukan 1 ekor sapi jantan jenis Limosin milik korban di bawah tebing, sedangkan yang 2 ekor berhasil di bawa kabur kawanan pencuri hingga menyebabkan kerugian mencapai Rp 40 juta.

Kapolsek mengakui bahwa dalam pecan terakhir ini mulai marak terjadi pencurian hewan sapi di kawasan Kecamatan Wongsorejo. Untuk itu, dirinya menghimbau kepada seluruh warga setempat agar melengkapi kandang sapinya dengan lampu yang cukup terang, serta memberi gembok di pintu kandangnya.

“Juga warga dihimbau untuk menggalakkan kembali penjagaan di pos kamling,” pungkas Iptu Kusmin.

Sementara itu, kepolisian sendiri terus gencar melakukan patroli rutin di seluruh desa, utamanya di daerah rawan terjadi pencurian hewan sapi.

 

 

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS