Polisi Banyuwangi Amankan Ribuan Bungkus Rokok Tanpa Cukai

Hukum
Typography

radiovisfm.com, Banyuwangi - Kepolisian Banyuwangi berhasil mengamankan ribuan bungkus rokok illegal tanpa cukai dari seorang distributor yang ada di wilayah kota.

Dalam penggerebekan yang di lakukan aparat kepolisian Polsekta Banyuwangi di rumah Rodik (44) yang ada di kawasan Jalan Banterang Baru RT 01 RW 03 Kelurahan Kampung Melayu tersebut, diamankan 44 dos dan 45 slop rokok tanpa cukai berbagai merek.

Untuk satu dos berisikan 10 hingga 20 slop. Sedangkan 1 slop berisi 12 bungkus. Sehingga total barang bukti yang diamankan kepolisian sekitar 5.820 an lebih bungkus rokok illegal.

Kapolsekta Banyuwangi AKP Ali Masduki mengatakan, awalnya kepolisian mendapat laporan dari masyarakat mengenai adanya peredaran rokok tanpa cukai di beberapa toko yang ada di wilayah Banyuwangi kota.

“Rupanya keberadaan rokok illegal ini juga di temukan di sejumlah kecamatan seperti Kalipuro, Muncar dan beberapa wilayah di Banyuwangi selatan,” ungkap AKP Ali Masduki.

“Dari hasil interograsi kepolisian, pelaku mengaku mendapatkan rokok yang di jualnya itu dari seorang pemasoknya di Jember,” imbuhnya.

Selain di edarkan di toko toko, terkadang masyarakat juga membelinya ke rumah pelaku untuk di jualnya kembali.

Sementara merek rokok tanpa cukai yang diamankan tersebut diantaranya ST Premium, Aswas, Grand Max Premium, Dalill, GM Mild, Nat Geo Mils hitam, Super NDL dan H2 Mild.

“Setelah dilakukan penyitaan, kami menyerahkan seluruh barang bukti tersebut ke Kantor Bea Cukai Banyuwangi guna ditindak lanjuti,” kata AKP Ali Masduki.

Pasalnya di akui Kapolsek, Bea Cukai dinilai sebagai pihak yang berwenang untuk menangani persoalan rokok tanpa cukai.

Sementara itu, kepolisian tetap melakukan proses hukum terhadap pelaku karena tindakannya di anggap melanggar pasal 29 subsider pasal 54 subsider pasal 56 UU nomor 39 tahun 2007 tentang perubahan atas UU nomor 11 tahun 1995 tentang Cukai, dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara.

 

 

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS