Gerebek Lokalisasi Padang Bulan, Polisi Ringkus 3 Pemakai Sabu

3 Tersangka digelandang ke Mapolres Banyuwangi

Hukum
Typography

radiovisfm.com, Banyuwangi - Dari penggerebekan di lokalisasi Padang Bulan Kecamatan Singojuruh Banyuwangi, kepolisian berhasil menangkap 3 pemakai narkotika jenis sabu.

Satreskoba Polres Banyuwangi sengaja melakukan penyisiran di lokalisasi yang ada di kawasan Dusun Padang Bulan RT 01 RW 01 Desa Benelan Kidul tersebut, karena berdasarkan informasi masyarakat masih banyak warga yang datang ke lokasi meskipun sebelumnya sudah di tutup oleh pemerintah daerah dan kepolisian.

Kabarnya, juga masih ditemukan para PSK yang beroperasi untuk melayani lelaki hidung belang. Bahkan dilaporkan pula, di TKP sering di gunakan sebagai tempat transaksi narkoba berbagai jenis.

Kasat Narkoba Polres Banyuwangi AKP Imron mengatakan, dari laporan inilah pihaknya menindak lanjuti dengan mendatangi TKP dan rupanya memang benar masih di dapati banyak wisma yang buka dengan di huni para PSK.

“Selanjutnya, aparat kepolisian melakukan pemeriksaan di setiap wisma hingga berhasil di temukan 3 pemakai narkotika itu,” ujar AKP Imron.

Untuk di penggeledahan pertama, di tangkap Slamet alias Mamek (41) yang tercatat sebagai warga setempat dengan diamankan barang bukti 1 paket sabu seberat 0,23 gram.

Kepada petugas, laki laki yang hanya tamatan Sekolah Dasar tersebut mengaku memakai sabu bersama dua orang temannya yang ada di wisma lain di lokalisasi yang sama.

“Penggerebekan inipun mengarah ke beberapa wisma hingga di tangkap tersangka Wahyoki Eko Aridandi (31) dan Hermanto (39) keduanya warga Dusun Pekulo Desa Kepundungan Kecamatan Srono,” papar AKP Imron.

Dari penangkapan ini, kepolisian berhasil mengamankan 1 paket sabu seberat 0,23 gram yang hendak di pakainya untuk pesta bersama PSK.

AKP Imron menambahkan, selain itu juga di amankan barang bukti 2 unit ponsel yang di gunakan mereka sebagai komunikasi dalam memesan barang haram tersebut.

“Peredaran narkoba kini hampir merata di seluruh wilayah Banyuwangi dengan menyasar berbagai kalangan,” tutur AKP Imron.

“Tidak bisa di pungkiri, untuk pemakai narkotika jenis sabu tergolong dari orang orang yang memiliki cukup uang,” ungkapnya.

Sedangkan untuk pemakai pil Trihexyphenidyl kata AKP Imron, menyasar ke masyarakat umum termasuk di kalangan para pelajar karena dinilai harganya murah.

Setelah di tangkap, ketiganya di gelandang ke Mapolres Banyuwangi guna pengembangan penyidikan lebih lanjut. Dan atas semua perbuatannya, mereka di jerat pasal 114 subsider pasal 112 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara.

 

 

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS
Sign up via our free email subscription service to receive notifications when new information is available.