Sindikat Pencurian Ponsel Penonton Gandrung Sewu Berhasil Dibongkar Kepolisian

Kepolisian Menunjukkan Barang Bukti Ponsel Hasil Kejahatan

Hukum
Typography

radiovisfm.com, Banyuwangi - Kepolisian berhasil mengungkap kasus pencurian puluhan ponsel di area perhelatan Festival Gandrung Sewu di pantai boom Banyuwangi, dengan menangkap seorang pelakunya.

Sebelumnya, usai kegiatan yang masuk dalam salah satu agenda Banyuwangi Festival tersebut di gelar, banyak masyarakat yang mendatangi Mapolsekta Banyuwangi untuk melaporkan ponsel mereka yang hilang di curi para pelaku kejahatan.

Menindak lanjuti hal ini, aparat kepolisian Polsekta Banyuwangi pun berkoordinasi dengan tim resmob Satuan Reskrim Polres Banyuwangi untuk bisa mengungkap kasus tersebut hingga akhirnya berhasil ditangkap beberapa orang pelaku.

Dan kali ini, aparat kepolisian Polsekta Banyuwangi di bawah komando Kanit Reskrim Ipda Nurmansyah menunjukkan taringnya dengan menangkap salah satu pelaku aksi pencurian ponsel tersebut.

Awalnya, kepolisian berhasil mendeteksi keberadaan ponsel milik Melarosa Dwi Widanti yang sebelumnya dilaporkan hilang. Dan rupanya, ponsel itu berada di area Indomaret Bajulmati Jalan Raya Situbondo Kecamatan Wongsorejo.

Kapolsekta Banyuwangi AKP Ali Masduki mengatakan, dari hasil pengembangan penyidikan itulah, sejumlah aparat kepolisian mendatangi lokasi yang berhasil terdeteksi tersebut dan mengamankan seorang pemuda bernama Mochamad Rizal Al Farizi (17) warga Desa Watukebo Kecamatan Wongsorejo, yang diketahui memegang ponsel milik korban.

“Saat diinterograsi, dia mengaku mendapatkan ponsel itu dengan membeli dari seorang laki laki bernama Mohamad Abdul Rosid (31) warga Desa Sidowangi Kecamatan Wongsorejo,” papar Kapolsek.

AKP Ali Masduki menjelaskan, dari keterangan inilah, kepolisian meminta Rizal untuk menghubungi terduga pelaku tersebut yang rupanya mengaku berada di rumah mertuanya di kawasan Lingkungan Kampung Baru RT 02 RW 02 Kelurahan Bulusan Kecamatan Kalipuro Banyuwangi.

“Tidak membutuhkan waktu yang cukup lama, aparat kepolisian pun berhasil membekuk tersangka di rumah mertuanya itu lalu di gelandang ke Mapolsekta Banyuwangi untuk penyidikan lebih lanjut,” ujar Kapolsek.

Dia menambahkan, dari keterangannya kepada petugas, dia mengakui semua perbuatannya yang telah melakukan serangkaian pencurian ponsel di area Festival Gandrung Sewu.

“Lalu dia menawarkan ponsel hasil kejahatannya itu melalui media social dengan harga yang dibawah standart,” pungkas Kapolsek.

Kini, tersangka yang kesehariannya bekerja Tani tersebut harus mendekam di dalam sel tahanan Mapolsekta Banyuwangi untuk mempertanggung jawabkan semua perbuatannya.

Dan atas aksi yang telah di lakukannya, tersangka di jerat pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

 

 

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS
Sign up via our free email subscription service to receive notifications when new information is available.