Diduga Jenazah Nelayan Bondowoso Mengambang di Perairan Banyuwangi

Kasat Polairud AKP Subandi bersama nelayan

Peristiwa
Typography

radiovisfm.com, Banyuwangi - Nelayan di perairan Banyuwangi melihat adanya sesosok jenazah laki laki mengambang ditengah laut, yang di duga adalah jenazah nelayan asal Bondowoso yang sebelumnya tercebur ke luat di perairan Situbondo saat memancing ikan.

Sejumlah aparat Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Banyuwangi pun mendatangi lokasi yang di laporkan masyarakat nelayan, terkait adanya penemuan jenazah di tengah laut tersebut, tepatnya di kawasan perairan Desa Bimorejo Kecamatan Wongsorejo.

Kasat Polairud Banyuwangi, AKP Subandi yang memimpin langsung kegiatan ini mengatakan, pihaknya bersama Basarnas Banyuwangi sempat melihat jenazah korban mengambang di tengah laut perairan selat bali dengan posisi tengkurap dan kondisinya masih utuh.

“Tim gabungan ini berupaya melakukan evakuasi dengan mengambil jenazah korban, tapi tidak berhasil karena terjadi ombak tinggi disertai angin cukup kencang dan jenazah itu kembali tenggelam ke dalam laut,” papar AKP Subandi.

“Saat ditemukan, posisi jenazah korban berada sekitar 2 mill dari bibir pantai,” imbuhnya.

Tim gabungan pun terus berupaya untuk mencari jenazah itu dengan menyisir di sepanjang perairan selat Bali, mengikuti arah arus laut.

AKP Subandi menjelaskan, dari informasi yang diterima pihaknya, pada Rabu (12/12) lalu ada seorang nelayan atas nama Suyat (35) warga Dusun Komerian RT 07 RW 03 Desa Tumpeng Kecamatan Wonosari Kabupaten Bondowoso diketahui tercebur hingga tenggelam di perairan Lempuyangan Desa Sumberwaru Kecamatan Banyuputih Kabupaten Situbondo, saat mencari ikan bersama 10 orang temannya sesama nelayan.

“Satpolairud Situbondo dan Basarnas setempat melakukan pencarian terhadap jenazah korban sejak satu minggu setelah kejadian, tapi hingga kini belum membuahkan hasil,” kata AKP Subandi.

Justru nelayan di Kecamatan Wongsorejo melihat jenazah nelayan tersebut mengapung di perairan Banyuwangi.

“Kami bersama tim gabungan dari Basarnas Banyuwangi dan Situbondo serta Polairud Situbondo terus berupaya untuk melakukan pencarian terhadap jenazah korban,” pungkas Kasat Polairud.

Sementara itu, dari informasi di lapangan, sebelumnya korban bersama 9 orang temannya sesama nelayan asal Situbondo yakni Saleto (68), Mulyadi (62), Sunjoto (54), Wiko (20), Sabari (35), Asmato (60), Ahmat (25), Rudi (25) dan Kacung (55) mencari ikan di perairan Lempuyang Kecamatan Banyuputih Kabupaten Situbondo dengan menumpang perahu bernama BI 1, yang di nahkodai Abdurahman (53) yang juga warga Situbondo.

Saat seluruh ABK tertidur di atas perahu, korban asyik memancing ikan cumi cumi. Selang beberapa lama, nahkoda kapal mendengar adanya suara benda terjatuh ke laut dan ternyata adalah korban, yang di duga tercebur ketika hendak mengambil tempat ikan cumi yang terjatuh.

Para ABK itu pun melakukan pencarian korban namun tidak membuahkan hasil, karena di lokasi terjadi cuaca buruk dengan gelombang laut cukup tinggi.

 

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS
Sign up via our free email subscription service to receive notifications when new information is available.