Sakit Asam Urat Menahun, Kakek di Grogol Banyuwangi Nekat Gantung Diri

Peristiwa
Typography

radiovisfm.com, Banyuwangi - diduga mengalami depresi karena penyakit asam urat yang dideritanya tidak kunjung sembuh, seorang kakek warga Desa Grogol Kecamatan Giri Banyuwangi nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.

Jenazah korban, Rahman (66) tersebut pertama kali di ketahui oleh tetangganya, Hairul Abidin dengan posisi lehernya menggantung di salah satu batang pohon kepundung yang ada di kebun milik korban yang tidak jauh dari rumahnya, di kawasan Dusun Lebak Desa Grogol Kecamatan Giri, pada Jum’at (8/2) sekira pukul 16.30 WIB.

Sementara, alat yang di gunakan gantung diri oleh korban adalah seutas tali platsik warna biru sepanjang 1 meter yang di ikatkan simpul mati di cabang pohon kepundung setinggi kurang lebih 3 meter.

Selanjutnya, puluhan warga bersama aparat kepolisian yang mendatangi TKP menurunkan jenazah korban lalu di semayamkan di rumah duka.

Kapolsek Giri Banyuwangi, Iptu Suryono Bhakti mengatakan, dari hasil pemeriksaan luar tim medis puskesmas Mojopanggung yang di hadirkan di lokasi menyatakan bahwa pada tubuh korban tidak di temukan adanya tanda tanda penganiayaan.

“Pada leher korban terdapat bekas jeratan tali melingkar membentuk huruf V,” ujar Kapolsek.

Dia mengaku, juga di temukan air mani pada kemaluan korban serta terdapat kotoran pada duburnya.

“Kepolisian memastikan bahwa korban meninggal dunia murni akibat bunuh diri,” kata Kapolsek.

Sementara itu, menurut pengakuan keluarganya melalui pihak kepolisian, sejak 2 tahun terakhir korban menderita sakit asam urat pada kaki kanannya yang tidak kunjung sembuh.

“Diduga karena hal inilah, korban nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri,” ungkapnya.

Kapolsek menambahkan, setelah di evakuasi, jenazah korban langsung di semayamkan di rumah duka karena pihak keluarganya tidak bersedia di otopsi.

Dan selama ini pula, korban tinggal bersama istrinya, Mariyah (53) juga anaknya.

“Sebagai barang bukti di amankan seutas tali berwarna biru yang di gunakan korban gantung diri,” pungkas Kapolsek.

 

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS
Sign up via our free email subscription service to receive notifications when new information is available.